Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Kecil Masih Sulit Menangkap Ikan Tuna di Teluk Tomini

redaksi
7 September 2021
Kategori : Berita
0
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Perahu katinting di Desa Olele. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejumlah nelayan kecil penangkap ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) di atas 30 kg masih sulit mendapatkan tuna sirip kuning di Teluk Tomini. Seperti di Desa Olele, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

“Belum ada tuna di sekitar (perairan) Olele,” kata nelayan penangkap tuna Loyan Arsad, Minggu (5/9).

Untuk melaut Loyan menggunakan perahu dengan mesin katinting. Jarak fishing ground dari Desa Olele 3 sampai 5 mil.

Biasanya Loyan menggunakan bahan bakar gas untuk menangkap tuna. Loyan juga menguasai cara menangkap ikan dengan pancing maupun dengan alat bantu layang-layang.

Nelayan Olele lainnya juga umumnya adalah penangkap ikan tuna sirip kuning ukuran besar, di atas 30 kg.

Sebelum tahun 2020 dan 2021, nelayan kecil penangkap tuna tidak kesulitan untuk mendapatkan hasil tangkapan. Paling tidak untuk sekali melaut mendapatkan 1 ekor tuna sirip kuning ukuran 30 kg di sekitar perairan Olele.

Saat ini, kata Loyan, meski sudah memasuki bulan September belum ada hasil tangkapan tuna ukuran 30 kg.

“Tidak seperti sebelumnya di tahun 2018 dan 2019, tangkapan ikan tuna sudah menurun,” ujar Loyan.

Menurut Loyan, sebelumnya ikan tuna di Teluk Tomini selalu ada setiap kali melaut. Saat ini sudah jarang ikan tuna yang ada di rakit (rumpon).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: gorontaloIkan tunaNelayan kecilteluk tominituna sirip kuning
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hiu dan Pari Terancan Punah Karena Penangkapan Ikan Berlebihan

Next Post

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Rayakan HUT ke-37, Ilmu Kelautan Unsrat Sukses Menggelar Berbagai Kegiatan

Perubahan Iklim, Presiden Filipina: Waspada dengan Toraji dan 2 Siklon Tropis Lainnya

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Apa Saja Fasilitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang?

Curah Hujan Awal Tahun 2026 Dipengaruhi La Nina,  Bertahap Menuju Kondisi Netral ENSO

Untuk Melihat Hilal Perlu Alat Bantu Optik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.