Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Kecil Masih Sulit Menangkap Ikan Tuna di Teluk Tomini

redaksi
7 September 2021
Kategori : Berita
0
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Perahu katinting di Desa Olele. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejumlah nelayan kecil penangkap ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) di atas 30 kg masih sulit mendapatkan tuna sirip kuning di Teluk Tomini. Seperti di Desa Olele, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

“Belum ada tuna di sekitar (perairan) Olele,” kata nelayan penangkap tuna Loyan Arsad, Minggu (5/9).

Untuk melaut Loyan menggunakan perahu dengan mesin katinting. Jarak fishing ground dari Desa Olele 3 sampai 5 mil.

Biasanya Loyan menggunakan bahan bakar gas untuk menangkap tuna. Loyan juga menguasai cara menangkap ikan dengan pancing maupun dengan alat bantu layang-layang.

Nelayan Olele lainnya juga umumnya adalah penangkap ikan tuna sirip kuning ukuran besar, di atas 30 kg.

Sebelum tahun 2020 dan 2021, nelayan kecil penangkap tuna tidak kesulitan untuk mendapatkan hasil tangkapan. Paling tidak untuk sekali melaut mendapatkan 1 ekor tuna sirip kuning ukuran 30 kg di sekitar perairan Olele.

Saat ini, kata Loyan, meski sudah memasuki bulan September belum ada hasil tangkapan tuna ukuran 30 kg.

“Tidak seperti sebelumnya di tahun 2018 dan 2019, tangkapan ikan tuna sudah menurun,” ujar Loyan.

Menurut Loyan, sebelumnya ikan tuna di Teluk Tomini selalu ada setiap kali melaut. Saat ini sudah jarang ikan tuna yang ada di rakit (rumpon).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: gorontaloIkan tunaNelayan kecilteluk tominituna sirip kuning
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hiu dan Pari Terancan Punah Karena Penangkapan Ikan Berlebihan

Next Post

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Postingan Terkait

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

21 April 2026
Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Next Post
Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Lampung Timur

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Antisipasi Hoaks Menyebar di Masyarakat, AMSI Kembangkan Jurnalisme Pre-Bunking

Tim SAR Cari Nelayan yang Terhempas Gelombang di Pangandaran

Kekayaan Biodiversity Indonesia Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal

Gempa Morotai Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina

Kasus COVID-19 Meningkat di Asia Tenggara

Manfaat dan Tantangan Penggunaan WhatsApp Group dalam Organisasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.