Jumat, Juli 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tarian Khas Toli-toli dan Corona Jadi Nama Kumbang Spesies Baru

redaksi
6 November 2021
Kategori : Berita
0
Tarian Khas Toli-toli dan Corona Jadi Nama Kumbang  Spesies Baru

Trigonopterus moduai, kumbang spesies baru yang diambil dari nama tarian khas Toli-toli. FOTO: BRIN

Darilaut – Tarian khas Toli-toli dan Corona dijadikan nama untuk spesies baru kumbang moncong di Pulau Sulawesi.

Seperti nama kumbang ini, Trigonopterus moduai. Namanya diilhami dari tarian khas Toli-toli.

Belum lama ini peneliti kembali menemukan puluhan kumbang moncong jenis baru. Peneliti bidang Zoologi dari Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) – Pusat Riset Biologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Raden Pramesa Narakusumo dan peneliti dari Natural History Museum Karlsurhe, Dr. Alexander Riedel menemukan 28 kumbang moncong jenis baru.

Selain Trigonopterus moduai, peneliti memberikan penamaan unik untuk jenis baru tersebut. Ada yang diberi nama Trigonopterus gundala yang terilhami dari warna tubuh kumbang yang mirip dengan tokoh superhero Indonesia “Gundala Putra Petir”.

Lalu Trigonotperus unyil, karena salah satu jenis kumbang memiliki tubuh yang sangat kecil dibandingkan jenis lainnya. Trigonopterus ewok, namanya diambil dari tokoh fiksi film Star Wars.

Selain itu, ada nama kumbang Trigonopterus corona. Sesuai waktu ditemukannya jenis baru ini, saat pandemi Covid-19 melanda negeri.

Penamaan unik tersebut diberikan karena memberikan nama pada jenis-jenis baru yang berjumlah ratusan menjadi tantangan tersendiri.

Hal ini nama setiap jenis tidak boleh sama seperti dijelaskan oleh International Code of Zoological Nomenclature.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINSulawesiSulawesi TengahTolitoli
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peneliti Temukan 28 Spesies Baru Kumbang Moncong di Sulawesi

Next Post

Gempa M6,2 Menggucang Bolaang Mongondow Selatan

Postingan Terkait

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

24 Juli 2026
Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

24 Juli 2026

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

Next Post
Gempa M6,2 Menggucang Bolaang Mongondow Selatan

Gempa M6,2 Menggucang Bolaang Mongondow Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Kawanan Lumba-lumba Melintas di Perairan Botubarani

Aktivis Kesejahteraan Hewan Mengancam Akan Memboikot Film Avatar 2

Festival Pertengahan Musim Gugur di Hong Kong, Terbangkan Lampion Denda $2.000

Apa Saja Produk Perusak Ozon

Akar Persoalan Mengapa PKI “Tidak Laku” di Gorontalo

Topan Super Krathon Menyebabkan Kematian 9 Orang di Filipina dan Taiwan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.