Sabtu, Juli 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengatasi Eksploitasi Berlebihan Sumberdaya Air Tanah

redaksi
23 Maret 2022
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Perubahan Iklim Berdampak pada Naiknya Muka Air Laut, Banjir dan Konflik Air

Ilustrasi air. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hari Air Sedunia tahun ini menarik perhatian, terutama pada unsur yang tidak terlihat, tetapi penting dari semua kehidupan di bumi, yakni sumber daya air tanah.

“Air tanah menyediakan hampir setengah dari semua air minum di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP) Inger Anderson, seperti dikutip dari situs web Unep.org.

Anderson menyampaikan pernyataan tersebut di Hari Air Sedunia 2022 (World Water Day 2022), Selasa 22 Maret.

UNEP, kata Anderson, membutuhkan pendekatan dua arah. Pertama, mengatasi eksploitasi berlebihan sumber daya air tanah oleh aktivitas manusia dan akibatnya, serta memperkuat tata kelola air tanah.

Secara global, jumlah air yang diambil dari akuifer telah meningkat tiga kali lipat dalam lima puluh tahun terakhir.

“Saat kita mengambil air tanah tanpa pandang bulu, kita membahayakan kesehatan dan kesejahteraan manusia,” ujarnya.

Hal ini yang telah dikerjakan UNEP sebagai solusi cerdas dalam menerapkan teknologi pengukuran yang lebih efisien di daerah perkotaan yang dapat membantu mengurangi konsumsi air. Seperti yang sudah dilakukan UNEP di Aljazair, Libya dan Tunisia.

Kedua, kita perlu berinvestasi lebih banyak dalam sistem pemantauan dan pelaporan sehingga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan ekosistem air tawar di seluruh dunia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Air TanahInger AndersenIPCCKualitas AirPemanasan GlobalUNEP
Bagikan22Tweet5KirimKirim
Previous Post

Konvergensi Memanjang Tingkatkan Pertumbuhan Awan Hujan Dua Hari ke Depan

Next Post

IPCC Kembali Membahas Mitigasi Perubahan Iklim

Postingan Terkait

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

11 Juli 2026
Malam Tropis di Eropa

Tempat Terpanas di Eropa

11 Juli 2026

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

Next Post
Riset Kelautan dengan Big Science

IPCC Kembali Membahas Mitigasi Perubahan Iklim

Komentar tentang post

TERBARU

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

Tempat Terpanas di Eropa

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

AmsiNews

REKOMENDASI

Perkuat Riset Bunaken, Kementerian LHK dan Unsrat Jalin Kerjasama

Model Asal-usul Ikan Karang

Masih Pandemi, Covid-19 Belum Masuk Fase Endemi

Maluku Disiapkan Untuk Menjadi Lumbung Ikan Nasional

KLHK dan Pusat Kemaritiman UNG Bersihkan Sampah di Pantai Leato Selatan, Gorontalo

Gempa M6,2 Menggucang Bolaang Mongondow Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.