Senin, Juni 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kesehatan

Penyakit Cacar Monyet Menyebar di 12 Negara

redaksi
28 Mei 2022
Kategori : Kesehatan
0
Penyakit Cacar Monyet Menyebar di 12 Negara

Distribusi geografis kasus terkonfirmasi dan suspek monkeypox non-endemik antara 13-21 Mei 2022. GAMBAR: WHO

Darilaut – Sejak 13 Mei 2022, kasus cacar monyet (Monkeypox) telah menyebar di 12 Negara yang tidak endemik virus cacar monyet.

Negara-negara tersebut masing-masing Australia, Belgia, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris dan Amerika.

Penyelidikan epidemiologi sedang berlangsung, namun, kasus yang dilaporkan sejauh ini tidak memiliki hubungan perjalanan yang mapan ke daerah endemik.

WHO melaporkan berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, kasus terutama tetapi tidak secara eksklusif telah diidentifikasi di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Hal ini diketahui dari perawatan primer dan klinik kesehatan seksual.

WHO memperkirakan akan ada lebih banyak kasus cacar monyet yang teridentifikasi seiring meluasnya pengawasan di negara-negara non-endemik.

Tindakan segera berfokus dengan menginformasikan mereka yang mungkin paling berisiko terinfeksi cacar monyet dengan informasi yang akurat, untuk menghentikan penyebaran lebih lanjut.

Bukti yang ada saat ini menunjukkan bahwa mereka yang paling berisiko adalah mereka yang pernah melakukan kontak fisik dekat dengan seseorang yang mengidap monkeypox, sementara mereka masih menunjukkan gejala.

WHO juga bekerja untuk memberikan panduan untuk melindungi penyedia layanan kesehatan garis depan dan petugas kesehatan lainnya yang mungkin berisiko seperti petugas kebersihan. WHO akan memberikan lebih banyak rekomendasi teknis dalam beberapa hari mendatang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cacar MonyetMonkeypoxWHO
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

WHO Memperluas Pengawasan Penyakit Monkeypox

Next Post

Belum Ada Laporan Kasus Monkeypox di Indonesia

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

30 Mei 2026
WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

29 Mei 2026

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Next Post
Belum Ada Laporan Kasus Monkeypox di Indonesia

Belum Ada Laporan Kasus Monkeypox di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Cara Memantau Mikroplastik di Laut, Disusun Ahli Berbagai Negara

Pantau Terumbu Karang, P2O LIPI Kerjasama dengan Perguruan Tinggi

2018, ESDM Fasilitasi Energi Berkeadilan di Daerah Terdepan

Topan Nanmadol Bergerak Menuju Pulau Honshu

Peneliti LIPI Raih Habibie Prize 2020

Banjir Menggenangi Kapuas Hulu dan Labuhanbatu Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.