Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bencana Kekeringan Melanda Lanny Jaya

redaksi
6 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Bencana Kekeringan Melanda Lanny Jaya

Bencana kekeringan terjadi di Kampung Luarem, Jugu Nomba, Uwome dan Tumbubur, Distrik Kwiyawagi Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. FOTO: BPBD Provinsi Papua/BNPB

Darlaut – Bencana kekeringan melanda Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. Kekeringan ini terjadi setelah cuaca ekstrem sejak Juni 2022 lalu, yang diawali dengan adanya embun beku dan hujan es.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua melaporkan kondisi tersebut berakibat pada gagal panen masyarakat setempat. Situasi dapat diperburuk dengan cuaca tanpa hujan sehingga berdampak pada krisis kekeringan.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bersama tim reaksi cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengaktifkan pos komando penanganan darurat bencana kekeringan pada Jumat (5/8).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah menetapkan status tanggap darurat dengan Nomor 100/157/BUP, terhitung mulai tanggal 24 Juli hingga 30 Agustus 2022.

Bupati Lanny Jaya juga membentuk Posko Penanganan Darurat Bencana Alam Embun Beku dan Hujan Es melalui Surat Keputusan Nomor 197 Tahun 2022.

Catatan historis, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memperkirakan kondisi ini dapat berlangsung selama 5 bulan. Hal tersebut merefleksikan peristiwa serupa yang pernah terjadi pada 2016 silam.

Wilayah yang berpotensi terdampak yaitu di Distrik Kwiyawagi, yang meliputi Kampung Luarem, Jugu Nomba, Uwome dan Tumbubur.

BPBD Provinsi Papua mengidentifikasi sebanyak 548 KK atau 2.740 jiwa berpotensi terdampak kondisi kekeringan di wilayah tersebut. Pada asesmen dampak aset warga, tercatat 56 hektar luas lahan perkebunan rusak akibat cuaca ekstrem.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BNPBKabupaten Lanny JayaKekeringanPapua
Bagikan13Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Sumber Jaya Alam Kandas di Karang Galang Selat Riau

Next Post

3 Orang Tewas Tersambar Petir di Dekat Gedung Putih

Postingan Terkait

Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

20 Oktober 2026

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

Next Post
3 Orang Tewas Tersambar Petir di Dekat Gedung Putih

3 Orang Tewas Tersambar Petir di Dekat Gedung Putih

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

AmsiNews

REKOMENDASI

Bagaimana Kondisi Karang Acropora Tahun 2100, Ini Prediksi LIPI

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

WCD Kepri Gelar Aksi Bersih dan Kampanye Bebas Plastik

BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan  Air Bersih di Bone Pantai

Badai Roslyn Mendarat di Meksiko, Pelestarian Mangrove Mengurangi Dampak Kerusakan

Kebijakan Penangkapan Terukur Mampu Jadikan Bitung Sentra Perikanan Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.