Darilaut – Topan (Typhoon) Guchol dengan nama lokal Filipina “Chedeng” diperkirakan tidak akan menyentuh daratan mana pun, dan tetap berada di Samudra Pasifik.
Trek lintasan Guchol berdasarkkan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), Badan Meteorologi Jepang (JMA), layanan Zoom.earth/ Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) bergerak ke utara barat laut, pada Jumat (9/6).
Di jalur perkiraan, menurut PAGASA, topan Chedeng akan tetap jauh dari daratan Filipina dan sekarang mendekati periode yang paling dekat dengan negara tersebut.
Lokasi Mata (pusat) topan Chedeng diperkirakan 885 kilo meter timur Luzon Utara. Sistem ini akan bergerak ke utara barat laut dalam 12 jam ke depan. Selanjutnya, secara umum akan berbelok ke utara atau utara timur laut.
Kekuatan angin berkelanjutan maksimum 130 km per jam di dekat pusat, dan hembusan hingga 160 km per jam.
Intensitas puncak Chedeng kemungkinan mencapai 140 km per jam dalam 24 hingga 36 jam ke depan karena kondisi lingkungan yang sedikit menguntungkan.
Pada hari Minggu (11/6) topan Guchol diperkirakan bergerak ke arah timur laut menuju laut tenggara Jepang.





Komentar tentang post