Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Data Iklim Dapat Diolah untuk Jadwal Tanam di Sektor Pertanian

redaksi
15 April 2023
Kategori : Berita
0
Indonesia Bangsa Agraris yang Masih Mengimpor Beras

Petani mengerjakan tanah untuk menanam padi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aris Pramudia mengatakan data iklim dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi informasi jadwal tanam di sektor pertanian.

Hal ini penting untuk meningkatkan ketahanan iklim dan produktivitas sektor pertanian Indonesia.

“Saya menyampaikan pengalaman bagaimana memanfaatkan data-data iklim untuk terapan di sektor pertanian,” kata Jumat (14/4).

Menurut Aris data iklim bisa kita olah menjadi informasi jadwal tanam untuk tanaman padi, jagung, kedelai, termasuk menganalisis potensi luas tanamnya.

Aris berpengalaman ketika menjadi peneliti di Kementerian Pertanian (sebelum bergabung ke BRIN) menjadi salah satu inventor dan mengembangkan Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu atau SI Katam Terpadu.

Sampai saat ini, kata Aris, SI Katam Terpadu dikelola Kementan. Sejak bergabung di BRIN, diminta untuk mendampingi Kementan, untuk transfer pengetahuan dan keahlian.

Jadi bagaimana data iklim dari BMKG diolah menjadi informasi jadwal tanam, potensi luas tanam, potensi tingkat kerawanan banjir, kekeringan, organisme pengganggu tanaman (OPT), dan sebagainya, di lahan sawah untuk tanaman padi, jagung, dan kedelai.

SI Katam Terpadu sudah mencakup hingga level kabupaten, dan kecamatan, bahkan pemantauannya melalui data satelit hingga sampai level desa. Sistem informasi ini merupakan salah satu implementasi sistem peringatan dini dan penanganan dampak perubahan iklim, yang telah diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINData IklimKetahanan PanganPertanianSistem Pangan
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Menyebarkan Informasi Palsu Mengancam Nilai Universal dan Mempengaruhi Keamanan

Next Post

Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Komentar tentang post

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Terbakar di Samudra Atlantik Kerugian Kapal Felicity Ace Diperkirakan $400 Juta

Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

Prodi Psikologi UNG Rayakan Dies Natalis ke-2

Batas ZEE Indonesia – Vietnam Masih Proses Perundingan

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

Enam Topan Saling Menyusul Menghantam Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.