Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Data Iklim Dapat Diolah untuk Jadwal Tanam di Sektor Pertanian

redaksi
15 April 2023
Kategori : Berita
0
Indonesia Bangsa Agraris yang Masih Mengimpor Beras

Petani mengerjakan tanah untuk menanam padi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aris Pramudia mengatakan data iklim dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi informasi jadwal tanam di sektor pertanian.

Hal ini penting untuk meningkatkan ketahanan iklim dan produktivitas sektor pertanian Indonesia.

“Saya menyampaikan pengalaman bagaimana memanfaatkan data-data iklim untuk terapan di sektor pertanian,” kata Jumat (14/4).

Menurut Aris data iklim bisa kita olah menjadi informasi jadwal tanam untuk tanaman padi, jagung, kedelai, termasuk menganalisis potensi luas tanamnya.

Aris berpengalaman ketika menjadi peneliti di Kementerian Pertanian (sebelum bergabung ke BRIN) menjadi salah satu inventor dan mengembangkan Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu atau SI Katam Terpadu.

Sampai saat ini, kata Aris, SI Katam Terpadu dikelola Kementan. Sejak bergabung di BRIN, diminta untuk mendampingi Kementan, untuk transfer pengetahuan dan keahlian.

Jadi bagaimana data iklim dari BMKG diolah menjadi informasi jadwal tanam, potensi luas tanam, potensi tingkat kerawanan banjir, kekeringan, organisme pengganggu tanaman (OPT), dan sebagainya, di lahan sawah untuk tanaman padi, jagung, dan kedelai.

SI Katam Terpadu sudah mencakup hingga level kabupaten, dan kecamatan, bahkan pemantauannya melalui data satelit hingga sampai level desa. Sistem informasi ini merupakan salah satu implementasi sistem peringatan dini dan penanganan dampak perubahan iklim, yang telah diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINData IklimKetahanan PanganPertanianSistem Pangan
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Menyebarkan Informasi Palsu Mengancam Nilai Universal dan Mempengaruhi Keamanan

Next Post

Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Next Post
Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Paus Bryde 11 Meter Terdampar di Perairan Bali

Komentar tentang post

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

KM Sabuk Nusantara 91 Kandas di Perairan Sapeken, Jawa Timur

Setiap Tahun 5000 Orang Meninggal Karena Banjir Bandang

Estimasi Covid-19 Tak Terdeteksi di DKI Jakarta 32 Ribu Kasus

Di Bawah Tekanan Perubahan Iklim Ratusan Wali Kota dan Gubernur Menuju Kolombia

Apa Saja Fasilitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang?

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.