Kamis, Oktober 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kemiskinan Nelayan Dipengaruhi Perubahan Iklim dan Rendahnya Kemampuan Adaptasi

redaksi
4 Juli 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Ilustrasi nelayan tangkap (tradisional). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kemiskinan nelayan turut dipengaruhi oleh faktor yang mengancam rentannya hidup di pesisir, salah satunya adalah perubahan iklim. Kerentanan nelayan ini erat kaitannya dengan kemiskinan dan rendahnya kemampuan adaptasi.

Jumlah nelayan miskin di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 14,58 juta jiwa. Angka ini menyumbang sebesar 25% kemiskinan nasional.

Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gita Mulyasari, mengatakan, kemiskinan nelayan perikanan tangkap dipengaruhi oleh tiga dimensi, yaitu kesehatan, edukasi, dan standar hidup.

Dari sisi kesehatan terdapat indikator yang mempengaruhi yaitu nutrisi dan mortalitas anak. Sisi edukasi, indikator yang mempengaruhi adalah tahun bersekolah (lama sekolah) dan kehadiran di sekolah.

Sedangkan dari sisi standar kehidupan, dipengaruhi oleh indikator seperti bahan bakar untuk memasak, sanitasi, air bersih, listrik, dan kepemilikan aset.

Dalam acara “Kuliah Tamu – Monitoring dan Evaluasi Berjalan untuk seluruh kegiatan Postdoctoral dan Visiting Researchers” yang digelar Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH) BRIN, Gita membahas keberlanjutan sektor strategis di Provinsi Bengkulu mengenai perikanan tangkap dan perkebunan kelapa sawit rakyat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BengkuluKemampuan AdaptasiPemanasan GlobalPerikanan TangkapPerkebunan SawitPerubahan Iklim
Bagikan15Tweet2KirimKirim
Previous Post

Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

Next Post

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Postingan Terkait

Pertama Kali Penyu Lekang Bertelur di Pantai California

Pertama Kali Penyu Lekang Bertelur di Pantai California

30 September 2026
Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

30 September 2026

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Next Post
Bluefin tuna

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Pertama Kali Penyu Lekang Bertelur di Pantai California

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 95P Berkembang di Teluk Carpentaria

Pemda Boalemo Tandatangani MoU dengan UNG

La Nina di Pasifik Timur Dapat Memicu Frekuensi Curah Hujan di Indonesia

Rasio Tes Indonesia Tak Bisa Serta Merta Dibandingkan dengan Negara Lain

Terumbu Buatan Model Reefball Teruji 19 Tahun

UNG Peringkat Riset 39 Versi SCImago Institutions Rankings

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.