Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kemiskinan Nelayan Dipengaruhi Perubahan Iklim dan Rendahnya Kemampuan Adaptasi

redaksi
4 Juli 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Ilustrasi nelayan tangkap (tradisional). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kemiskinan nelayan turut dipengaruhi oleh faktor yang mengancam rentannya hidup di pesisir, salah satunya adalah perubahan iklim. Kerentanan nelayan ini erat kaitannya dengan kemiskinan dan rendahnya kemampuan adaptasi.

Jumlah nelayan miskin di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 14,58 juta jiwa. Angka ini menyumbang sebesar 25% kemiskinan nasional.

Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gita Mulyasari, mengatakan, kemiskinan nelayan perikanan tangkap dipengaruhi oleh tiga dimensi, yaitu kesehatan, edukasi, dan standar hidup.

Dari sisi kesehatan terdapat indikator yang mempengaruhi yaitu nutrisi dan mortalitas anak. Sisi edukasi, indikator yang mempengaruhi adalah tahun bersekolah (lama sekolah) dan kehadiran di sekolah.

Sedangkan dari sisi standar kehidupan, dipengaruhi oleh indikator seperti bahan bakar untuk memasak, sanitasi, air bersih, listrik, dan kepemilikan aset.

Dalam acara “Kuliah Tamu – Monitoring dan Evaluasi Berjalan untuk seluruh kegiatan Postdoctoral dan Visiting Researchers” yang digelar Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH) BRIN, Gita membahas keberlanjutan sektor strategis di Provinsi Bengkulu mengenai perikanan tangkap dan perkebunan kelapa sawit rakyat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BengkuluKemampuan AdaptasiPemanasan GlobalPerikanan TangkapPerkebunan SawitPerubahan Iklim
Bagikan14Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

Next Post

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Bluefin tuna

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Dua Hari, Tinggi Gelombang Dapat Mencapai 6 sampai 9 Meter

Mahasiswa Administrasi Publik UNG Hadirkan Inovasi Digital bagi Desa Lahumbo

Balai Konservasi Melepas 1000 ekor Tukik Penyu Hijau

Tsunami Palu dan Selat Sunda, Hasil Survei Berbagai Negara Jadi Pembelajaran Berharga

Jeritan dari Laut Lepas: Pekerja Migran di Balik Terangnya Kapal Cumi-Cumi

Pameran INAMARINE 2019 dan Tantangan Industri Perkapalan Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.