Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Mencairnya Salju di Puncak Jaya Papua

redaksi
23 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Salju yang Tersisa di Puncak Jaya Papua

Kenaikan suhu permukaan bumi mempercepat proses mencairnya salju. FOTO: MICHAEL THIRNBECK/BBC INDONESIA

Darilaut – Gunung bersalju di Puncak Jaya, Pegunungan Cartenz, Papua – Indonesia, sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

Bagi masyarakat adat di sekitar puncak, seperti Maximus Tipagau (39 tahun), gunung bersalju itu dianggap sakral.

Maximus, salah satu masyarakat adat Suku Moni yang mendiami Kampung Ugimba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Maximus mengisahkan kepada BBC Indonesia, “Saya sering berburu kuskus (ke gunung) dengan ayah sejak usia enam tahun dan tidak pakai baju.”

Melansir BBC, pada 1850, luas area bersalju di sekitar Puncak Jaya sekitar 19 km2 atau seluas Bandara Soekarno Hatta di Tangerang.

Hampir satu abad kemudian, menyusut menjadi 13 km2 atau dua kali luas Kecamatan Gambir di Jakarta Pusat.

Pengurangan es terjadi akibat kenaikan suhu 0,6°C sejak tahun 1850 hingga pertengahan abad 20.

Dalam kurun waktu hampir enam dekade setelahnya, es berkurang drastis menjadi 3 km2.

Pada 2005, salju di pegunungan tropis Indonesia tinggal seluas 1,8 km2.

Kini, kenaikan suhu yang mencapai 0,85°C per tahun mempercepat salju untuk mencair.

Hasil riset analisis paleoklimat berdasarkan inti es yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Ohio State University, Amerika Serikat, mencatat bahwa pencairan gletser di Puncak Jaya setiap tahunnya sangat masif.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGGletserKenaikan Permukaan LautPapuaPegunungan CartenzPerubahan IklimPuncak Jaya
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Salju yang Tersisa di Puncak Jaya Papua

Next Post

Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Postingan Terkait

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

15 Oktober 2026
El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

15 Oktober 2026

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah di Indonesia Kategori Berbahaya dan Tidak Sehat

Sebaran Asap di Pulau Sulawesi

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Next Post
Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Komentar tentang post

TERBARU

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah di Indonesia Kategori Berbahaya dan Tidak Sehat

Sebaran Asap di Pulau Sulawesi

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Maritim dan Kelautan

635 Orang Tewas Karena Banjir di Pakistan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Lebih Dari 1,1 Juta Orang Terkena Dampak Tiga Topan di Filipina

Dicuri Secara Misterius 20 Tahun Lalu, Buku Catatan Charles Darwin Ditemukan Kembali

Roket Pendorong China Masuk Kembali ke Bumi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.