Jumat, Oktober 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

redaksi
5 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jakarta – Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto meminta agar pembagian potensi kerawanan bencana di Indonesia disesuaikan karakteristik daerah.

“Nantinya strategi mitigasi pengurangan risiko bencana bisa disesuaikan dgn karakteristik daerahnya,” kata Eko dalam penyampaian analisis gempa dan tsunami, serta rekomendasi mitigasi untuk pengurangan risiko bencana di Indonesia di Media Center LIPI, Jakarta, Selasa (2/10).

Pengurangan risiko bencana ini dapat dimasukkan dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di tiap dinas di daerah. Harapannya program pengurangan risiko bencana dapat dijalankan dengan mekanisme mudah dan murah.

“Seperti jika bisa masuk ke Dinas Agama tiap daerah, kita bisa menjadikan program pengurangan bencana sebagai bagian praktek sosial keagamaan,” ujar Eko.

Eko mengingatkan, sampai saat ini, belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu secara akurat dan presisi memprediksi kapan datangnya bencana, terutama gempa bumi.

“Jika ada pendapat yang menyatakan mampu memprediksi kapan terjadi gempa bumi beserta kekuatan magnitudo-nya, bisa dipastikan itu adalah hoax,” kata Eko.

Menurut Eko, waktu geologis gempa bumi bisa jadi lebih cepat 50 tahun, bisa jadi lebih lambat ratusan tahun. Kita sampai saat ini tidak mengetahui segmen mana lagi sesar aktif akan bergerak. Yang bisa kita lakukan adalah waspada dan siaga.*

Tags: BencanaDonggala-Palu
Bagikan33Tweet2KirimKirim
Previous Post

Peneliti: Pemkot Gorontalo Mengacu Data Geologi Teknik

Next Post

Membangun Budaya Sadar Bencana

Postingan Terkait

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

2 Oktober 2026
Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

2 Oktober 2026

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

Next Post
Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Membangun Budaya Sadar Bencana

Komentar tentang post

TERBARU

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Fakultas Kedokteran UNG Laksanakan Uji Kompetensi Mahasiswa

Penting Pengelolaan Garam dari Hulu hingga Hilir

Perubahan Iklim Berdampak pada Naiknya Muka Air Laut, Banjir dan Konflik Air

Apa itu CITES?

Banjir di Melawi, 720 Jiwa Mengungsi

KPU Kabupaten Gorontalo Menyiapkan Pembentukan KPPS

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.