Rabu, September 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jepang Waspada Kasus Campak, Ada Kekhawatiran Peningkatan di Seluruh Dunia

redaksi
15 Maret 2024
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Jepang Waspada Kasus Campak, Ada Kekhawatiran Peningkatan di Seluruh Dunia

Kasus penyakit campak mengalami peningkatan di Jepang dan seluruh dunia. GAMBAR: NHK

Darilaut – Pakar kesehatan Jepang mendesak masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap kasus campak. Penyakit ini sangat menular dan bisa berakibat fatal.

Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK) ada kekhawatiran mengenai peningkatan kasus tersebut di seluruh dunia. Di Jepang, terjadi peningkatan kasus penyakit tersebut sejak bulan lalu.

Upaya untuk mencegah penyebaran campak di Jepang saat ini difokuskan pada kasus-kasus yang terkait dengan Bandara Kansai di Prefektur Osaka.

Seorang pria di Kyoto dinyatakan positif awal pekan ini. Pria tersebut pergi ke bandara bulan lalu.

Kemungkinkan melakukan kontak di sana dengan penumpang yang terinfeksi dalam penerbangan dari Uni Emirat Arab.

Delapan orang yang berada dalam penerbangan itu juga dinyatakan positif.

Gejala utama campak adalah demam, batuk, ruam, dan mata merah. Hal ini juga dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius seperti pneumonia.

Campak jauh lebih menular dibandingkan COVID-19. Sekitar satu dari seribu kasus menyebabkan ensefalitis, yang bisa berakibat fatal.

Program vaksinasi campak di Jepang secara tradisional berfokus pada anak-anak.

Pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WJO) memverifikasi bahwa Jepang telah memberantas virus tersebut.

Wabah di Jepang sejak saat itu dikaitkan dengan infeksi yang dibawa oleh orang-orang dari luar negeri.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: CampakJepangPenyakit CampakWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis

Next Post

Prof Eduart: PTN-BH Dapat Membawa UNG Lebih Bermutu

Postingan Terkait

Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

30 September 2026
Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

30 September 2026

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Prof Eduart: PTN-BH Dapat Membawa UNG Lebih Bermutu

Prof Eduart: PTN-BH Dapat Membawa UNG Lebih Bermutu

TERBARU

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Proses Penyelaman Tim Basarnas di Lokasi Pesawat Lion Air

Dosen UNG Bahas Isu Kepemimpinan Perempuan di Singapura

Cukup 4 Jam Pakai Masker Kain

489,07 ha Lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar

Bibit Siklon Tropis 31P di Teluk Carpentaria Kembali Mengarah ke Laut Arafura

Kaleidoskop 2025: Hiu Paus Catat Rekor Kemunculan di Perairan Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.