Minggu, November 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Informasi Iklim Akan Mendukung Kota yang Lebih Sehat

redaksi
22 November 2024
Kategori : Berita, Iklim, Kesehatan
0
Mengurangi Risiko Panas dengan Menanam Pohon

Menanam pohon di perkotaan dapat mengurangi risiko panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Perubahan iklim membentuk kembali cara kita berpikir tentang keberlanjutan, kesehatan, dan ketahanan perkotaan. Daerah perkotaan hanya mencakup 3% dari permukaan bumi, akan tetapi menampung lebih dari setengah populasi.

Pada tahun 2050, 68% orang akan tinggal di kota, dengan 90% pertumbuhan perkotaan di Afrika dan Asia.

Ketika kota-kota berkembang, mereka mengambil lahan dari pertanian dan ekosistem lainnya, mengintensifkan tekanan pada sumber daya alam, produksi pertanian, dan berkontribusi pada sistem pangan yang tidak berkelanjutan serta mendorong 21-37% emisi gas rumah kaca global.

Pada saat yang sama penduduk perkotaan bergantung pada petani untuk ketahanan pangan mereka. Kota-kota juga menghadapi dampak parah dari perubahan iklim, seperti panas ekstrem, yang secara tidak proporsional mempengaruhi masyarakat miskin perkotaan.

Ini adalah pesan kunci dari acara tingkat menteri di COP29 tentang Alam, Kesehatan, dan Pertanian di Kota.

“Dunia tidak hanya akan lebih ramai, tetapi juga akan lebih panas dan terkena kondisi cuaca yang lebih ekstrem. Tentang itu, kami yakin,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ko Barrett pada acara Kepresidenan COP29.

“Kita perlu mempersiapkan masa depan sekarang,” katanya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: COP29Perubahan IklimWHOWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Akan Membuka Prodi Profesi Apoteker dan Insinyur

Next Post

Prediksi PAGASA La Nina Lemah Berkembang di Bulan Desember

Postingan Terkait

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

1 November 2026
Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

1 November 2026

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Next Post
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Prediksi PAGASA La Nina Lemah Berkembang di Bulan Desember

TERBARU

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

COP28, 2000 Demonstran Menyuarakan Keadilan Iklim dan Solidaritas Pada Rakyat Palestina

Pembahasan Izin Buangan Limbah Tambang ke Laut Langkah Kemunduran

Hanya Melintas, Kapal Pesiar Misterius di Raja Ampat dari Australia

Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.