Jumat, Oktober 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sampah Antariksa Kosmos 482 Rusia Berpotensi Jatuh Pada 10 Mei 2025

redaksi
9 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Sampah Antariksa Kosmos 482 Rusia Berpotensi Jatuh Pada 10 Mei 2025

Orbit lintasan Kosmos 482 antara 52 derajat lintang utara sampai 52 derajat lintas selatan. GAMBAR: BRIN

Darilaut – Sampah antariksa Kosmos 482, wahana milik Uni Soviet (sekarang Rusia) diperkirakan akan jatuh di Bumi, pada 10 Mei 2025.

Diprakirakan modul pendarat dengan pelindung panas titanium yang sangat kuat akan jatuh utuh ke permukaan Bumi seperti bola api yang meluncur cepat.

Waktu dan titik jatuhnya belum bisa dipastikan karena ketidakpastian faktor hambatan atmosfer.

Mengingat orbitnya melintasi wilayah antara 52 derajat lintang utara sampai 52 derajat lintas selatan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai wilayah Indonesia termasuk dalam area potensial kejatuhan sampah antariksa tersebut.

“Sebagai negara di wilayah ekuator dengan wilayah yang sangat luas, Indonesia memiliki potensi kejatuhan Kosmos 482,” kata Peneliti Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, Senin (5/5).

”Namun karena ketidakpastian faktor hambatan atmosfer, lokasi dan waktu jatuhnya masih sulit dipastikan.”

BRIN terus memantau pergerakan objek antariksa tersebut melalui Pusat Riset Antariksa.

Pusat Riset Antariksa terus melakukan pemantauan secara intensif lintasan orbitnya menjelang ketinggian kritis 120 km. Pemantauan ini penting untuk menentukan wilayah paling potensial kejatuhan sampah antariksa dengan melihat lintasan akhir orbitnya.

Meskipun wilayah Indonesia termasuk berpotensi kejatuhan objek Kosmos 482, probabilitasnya lebih besar jatuh di lautan atau hutan. Kemungkinannya kecil jatuh di wilayah berpenduduk, walau tidak bisa dikesampingkan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINKosmos 482Prof Thomas DjamaluddinRusiaSampah AntariksaUni Soviet
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Wahana Milik Rusia Misi ke Planet Venus Berpotensi Jatuh di Wilayah Indonesia

Next Post

Wahana Antariksa Rusia Pernah Jatuh di Gorontalo Tahun 1981

Postingan Terkait

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

30 Oktober 2026
Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

30 Oktober 2026

Hujan Lebat Membayangi Kondisi Panas dan Kekeringan

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Next Post
Wahana Milik Rusia Misi ke Planet Venus Berpotensi Jatuh di Wilayah Indonesia

Wahana Antariksa Rusia Pernah Jatuh di Gorontalo Tahun 1981

TERBARU

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Hujan Lebat Membayangi Kondisi Panas dan Kekeringan

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspor Pasir Laut Merusak Lingkungan dan Melanggar HAM

Kapal 1.500 DWT Bisa Sandar di Pelabuhan Mamuju

More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Indonesia Komitmen Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Pencarian ABK di Perairan Kalimantan Barat Dengan Pesawat Patroli Maritim

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.