Jumat, Januari 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sampah Antariksa Kosmos 482 Rusia Berpotensi Jatuh Pada 10 Mei 2025

redaksi
9 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Sampah Antariksa Kosmos 482 Rusia Berpotensi Jatuh Pada 10 Mei 2025

Orbit lintasan Kosmos 482 antara 52 derajat lintang utara sampai 52 derajat lintas selatan. GAMBAR: BRIN

Darilaut – Sampah antariksa Kosmos 482, wahana milik Uni Soviet (sekarang Rusia) diperkirakan akan jatuh di Bumi, pada 10 Mei 2025.

Diprakirakan modul pendarat dengan pelindung panas titanium yang sangat kuat akan jatuh utuh ke permukaan Bumi seperti bola api yang meluncur cepat.

Waktu dan titik jatuhnya belum bisa dipastikan karena ketidakpastian faktor hambatan atmosfer.

Mengingat orbitnya melintasi wilayah antara 52 derajat lintang utara sampai 52 derajat lintas selatan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai wilayah Indonesia termasuk dalam area potensial kejatuhan sampah antariksa tersebut.

“Sebagai negara di wilayah ekuator dengan wilayah yang sangat luas, Indonesia memiliki potensi kejatuhan Kosmos 482,” kata Peneliti Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, Senin (5/5).

”Namun karena ketidakpastian faktor hambatan atmosfer, lokasi dan waktu jatuhnya masih sulit dipastikan.”

BRIN terus memantau pergerakan objek antariksa tersebut melalui Pusat Riset Antariksa.

Pusat Riset Antariksa terus melakukan pemantauan secara intensif lintasan orbitnya menjelang ketinggian kritis 120 km. Pemantauan ini penting untuk menentukan wilayah paling potensial kejatuhan sampah antariksa dengan melihat lintasan akhir orbitnya.

Meskipun wilayah Indonesia termasuk berpotensi kejatuhan objek Kosmos 482, probabilitasnya lebih besar jatuh di lautan atau hutan. Kemungkinannya kecil jatuh di wilayah berpenduduk, walau tidak bisa dikesampingkan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINKosmos 482Prof Thomas DjamaluddinRusiaSampah AntariksaUni Soviet
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Wahana Milik Rusia Misi ke Planet Venus Berpotensi Jatuh di Wilayah Indonesia

Next Post

Wahana Antariksa Rusia Pernah Jatuh di Gorontalo Tahun 1981

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Bibit Siklon Tropis 92W Berada di Dekat Guam

23 Januari 2026
Redupnya Bisnis Media dan Jaminan Kesejahteraan Wartawan di Indonesia

Redupnya Bisnis Media dan Jaminan Kesejahteraan Wartawan di Indonesia

22 Januari 2026

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

Bibit Siklon Tropis 92P Terletak di Selatan Barat Daya Merauke

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

Guru Besar Fakultas Kelautan Prof. Femy Sahami Pimpin Senat Universitas Negeri Gorontalo

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, UNG Komitmen Mengawal Proses Seleksi Nasional

Next Post
Wahana Milik Rusia Misi ke Planet Venus Berpotensi Jatuh di Wilayah Indonesia

Wahana Antariksa Rusia Pernah Jatuh di Gorontalo Tahun 1981

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Berada di Dekat Guam

Redupnya Bisnis Media dan Jaminan Kesejahteraan Wartawan di Indonesia

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

Bibit Siklon Tropis 92P Terletak di Selatan Barat Daya Merauke

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Survei Tsunami Palu, Contoh Kerjasama Peneliti Luar Negeri dan Indonesia

Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berlanjut Hingga 21 Oktober

Tiga Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Pasifik

Melacak Gelombang Panas Laut Penyebab Pergeseran Lokasi Ikan

Diperingati Pertama Kali Tahun Ini, Indonesia Salah Satu yang menginisiasi Hari Danau Dunia

Membatasi Polusi, Mengurangi Kemunculan dan Penyebaran Superbug

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.