Musim Ligue 1 2024/2025 telah dimulai di tengah persaingan yang ketat, transfer yang signifikan, dan kembalinya klub-klub dengan sejarah yang kaya. Beberapa tim memulai musim secara agresif, termasuk tim favorit yang sudah dikenal dan pesaing yang tidak terduga. Fokusnya tetap pada pertarungan memperebutkan kejuaraan, tempat di Piala Eropa, dan mempertahankan tempat di elite.
Kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid dengan status bebas transfer merupakan peristiwa penting. Langkah ini tidak hanya melemahkan PSG, tetapi juga mengubah keseimbangan kekuatan dalam serangan tim. Klub Paris itu kini tengah membangun sistem baru tanpa bintang utama musim lalu. Ketentuan keuangan kontrak Mbappe sangat mengesankan – sekitar 45 juta euro per tahun. Kontribusinya terhadap Ligue 1 sulit diremehkan: ia menjadi pencetak gol terbanyak selama enam musim dan pemain terbaik selama lima musim.
Setelah putaran pertama jelas bahwa Ligue 1 telah berubah. Berita liga indonesia juga mencatat semakin besarnya minat terhadap kejuaraan Prancis di luar Eropa, terutama di Asia Tenggara. Hal ini dikarenakan kembalinya klub-klub legendaris dan wajah-wajah baru di jajaran pelatih tim.
Pemimpin dan pesaing untuk gelar juara
Setelah kepergian Mbappe, para analis bertanya-tanya: akankah PSG mempertahankan dominasi mereka? Sejauh ini klub telah menunjukkan efisiensi tinggi, meskipun tidak tanpa kendala. Luis Enrique mencoba mengintegrasikan pemain baru dan memperkuat pertahanan, yang sebelumnya tidak selalu bisa diandalkan.




