Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mangrove Sebagai Ruang Pembelajaran

redaksi
17 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Tentang Mangrove

Mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Bogor – Kawasan mangrove harus dijadikan sebagai ruang pembelajaran dan mendapat insentif bagi masyarakat. Demikian salah satu poin diskusi yang dikemas dalam series Cerdas Talk 2 di gedung Executive Development Training Center (EDTC), Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL)-Institut Pertanian Bogor (IPB) Baranangsiang, minggu kedua Agustus.

Diskusi yang dipimpin oleh Dr. Perdinan dari Pusat Studi Bencana (PSB) LPPM-IPB, menyimpulkan bahwa perlu pedoman yang menjadi kebijakan bersama antar pihak dalam rencana rehabilitasi mangrove. Selain itu, mendorong agar isu mangrove menjadi bagian diplomasi tingkat dunia yang harus menjadi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan pula penguatan peran dari seluruh stakeholder yang terkait dengan mangrove.

Deputi Sumberdaya Alam dan Jasa Maritim, Kementerian Koordinator Maritim RI, Agung Kuswandono mengatakan, secara nasional mangrove di Indonesia masih dalam kondisi buruk. Karena 52 persen luas mangrove sudah hilang dan beralih fungsi.

Selain yang sudah rusak, mangrove yang ada, saat ini juga berpotensi mengalami degradasi. Untuk itu, perlu upaya bersama dan terintegrasi untuk menyelamatkan ekosistem mangrove Indonesia.

Cerdas Talk 2 dihadiri lebih dari 100 peserta. Kegiatan ini dibuka Kepala Pusat Studi Bencana (PSB), LPPM-IPB, Dr. Yonvitner.

Melalui program ini, Yonvitner berharap, dapat menjadi instrumen bagi pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah dalam implementasi perlindungan ekosistem. Menjaga mangrove adalah menjaga ekosistem dan melindungi myarakat dari bencana di masa yang akan datang.

Nara sumber lain hadir, antara lain Kepala PKSPL IPB, Dr Ario Damar, MSc, Prof Dietrich G Bengen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Dr Sahat M. Panggabean dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenkomaritim) dan Agus Witjaksono mewakili Direktur Pengendalian Bencana, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Ario Damar mengatakan PKSPL-IPB telah merancang Arboretum Mangrove di Tangerang, serta beberapa pendampingan di Kalimantan Timur dan Bali. “Selain sebagai fungsi ekologi, mangrove juga berfungsi sebagai sumber ekonomi alternatif,” ujarnya.

Menurut Prof Dietrich, kesadaran dalam pengelolaan mangrove harus dimulai sejak dini. Ada tiga hal yang harus dipahami dalam pengelolaan mangrove, yakni fungsi sebagai penyedia jasa pendukung kehidupan, kenyamanan dan penyedia sumberdaya alam. “Jangan mimpi anda makan ikan kalau mangrovenya tidak ada,” katanya.

Agus Witjaksono mengatakan alternatif pembiayaan dalam program konservasi mangrove yang dapat dilakukan melalui pemanfaatan dana desa. Kewenangan desa dalam merencanakan penggunaan dana desa termasuk konservasi mangrove, menjadi instrumen untuk memperkuat kemampuan desa dalam mengelola ekosistem mangrove.

“Konservasi mangrove berbasis desa dapat menjadi paradigma baru bagi desa dalam mengelola lingkungannya,” katanya.

Sahat M Panggabean dari Kemenkomaritim menjelaskan pentingnya keterlibatan Perguruan Tinggi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, dan masyarakat secara bersama melakukan aksi tanam mangrove secara nasional.*

Sumber: ipb.ac.id

Tags: IPBKemenko MaritimMangrove
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menteri Susi Ingatkan Pengusaha Perikanan Membuat Laporan Keuangan Secara Transparan

Next Post

Foto: Pengibaran Bendera Merah Putih di Teluk Manado

Postingan Terkait

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

19 September 2026
1.637 Titik Mengalami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrim

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

19 September 2026

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Next Post
Foto: Pengibaran Bendera Merah Putih di Teluk Manado

Foto: Pengibaran Bendera Merah Putih di Teluk Manado

Komentar tentang post

TERBARU

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

AmsiNews

REKOMENDASI

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Penetapan TSS Selat Sunda dan Lombok untuk Jamin Keselamatan Pelayaran

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Momen Lingkungan Tahun 2024 (2)

Area Banjir Rob Saat Terjadi Gerhana Bulan Total Lebih Luas

Dana Insentif Fiskal Sangat Membantu Dalam Penanganan Inflasi di Kota Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.