Darilaut – Pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia malalui Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) mendeklarasikan komitmen dalam pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Deklarasi oleh Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama seluruh jajaran pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia tersebut berlangsung di Graha Unesa, Kampus II Lidah Wetan Surabaya, Kamis (14/8). Ketua MRPTNI yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Eduart Wolok Bersama-sama mendeklrasikan pengentasan kemiskinan tersebut.
Deklarasi ini dihadiri Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu dilaksanakan di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat, agenda kolaborasi FRI, dan MRPTNI, bersama Kemenko PM Republik Indonesia.
Melansir Unesa.ac.id, Menko PM mengatakan bahwa deklarasi ini menjadi komitmen dan langkah strategis berbasis kolaboratif dalam mengentaskan kemiskinan yang mencapai 8 persen, dan kemiskinan ekstream yang berada di angka 3,1 juta penduduk.
Kemiskinan harus kita tuntaskan menjadi 0 (nol) persen pada tahun 2026. Karena itu, kolaborasi pengentasan kemiskinan, khususnya di pedesaan adalah pekerjaan serius, membutuhkan peran semua pihak secara extraordinary, kata Cak Imin.




