Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Arkeoastronomi Dengan Memanfaatkan Langit Sebagai Navigasi

redaksi
7 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Dosen UNG Bahas Kiblat dan Waktu Salat di Luar Angkasa di King Abdulaziz University Arab Saudi

Ilustrasi luar angkasa. GAMBAR: THE SKY LIVE

Darilaut – Jejak arkeoastronomi sudah ada ribuan tahun sebelum Masehi di Indonesia, seperti dalam panduan bertani, upacara keagamaan dan memanfaatkan langit sebagai navigasi.

Pengaruh astronomi dari Tiongkok, Indian (Amerika), Arab, dan Eropa secara bertahap membentuk kombinasi akulturasi budaya yang unik, seperti Kalender Saka, arah kiblat, hingga Pranoto Mongso –kalender yang dipercayai dalam bertani berbasis pada geraknya Matahari yang digunakan masyarakat Jawa.

Bukti peninggalan arkeoastronomi lainnya adalah dengan ditemukannya Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

“Kedua candi tersebut terbukti dibangun berdasarkan keselarasan dengan Matahari dan Bulan,” kata Irma Indriana Hariawang, alumni Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam webinar bertajuk “100 Jam Astronomi untuk Semua” untuk memperingati World Space Week, Pusat Riset Antariksa (PRA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Irma menjelaskan interaksi antara langit dan kebudayaan manusia dalam perspektif arkeoastronomi.

“Ini membuktikan kecerdasan nenek moyang kita karena membangun candi tidak bisa sembarangan, perlu persiapan yang matang,” ujarnya.

Beberapa situs bersejarah dunia seperti Stonehenge di Inggris, Malta Temple di Malta, Gochang Dolmen di Korea, dan Piramida di Mesir disebut sebagai contoh klasik objek-objek arkeoastronomi yang menunjukkan keterkaitan antara arsitektur, langit dan manusia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ArkeoastronomiAstronomiBRINFenomena Langit
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Topan Halong Terletak di Selatan Tokyo

Next Post

Situs Arkeoastronomi Memiliki Daya Tarik Bagi Wisatawan

Postingan Terkait

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

5 Agustus 2026
Topan Dolphin Pertahankan Kekuatan di Selatan Tokyo, Bawa Gelombang 15 Meter

Topan Dolphin Pertahankan Kekuatan di Selatan Tokyo, Bawa Gelombang 15 Meter

5 Agustus 2026

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

Next Post
Situs Arkeoastronomi Memiliki Daya Tarik Bagi Wisatawan

Situs Arkeoastronomi Memiliki Daya Tarik Bagi Wisatawan

TERBARU

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Topan Dolphin Pertahankan Kekuatan di Selatan Tokyo, Bawa Gelombang 15 Meter

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Bawa Angin Kencang Topan Lan Diperkirakan Mendarat di Prefektur Wakayama dan Osaka

Bawa Angin Kencang, Mata Topan Danas Mendarat di Barat Daya Taiwan

Menjaga Stok Ikan dengan Fair Trade

Penangkap Ikan dengan Bom Rakitan Ditangkap di Banggai Laut

Pemerintah Perluas Kawasan Konservasi Mangrove

Membekali Penambang mengakhiri Penggunaan Merkuri

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.