Kamis, September 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

redaksi
14 Januari 2026
Kategori : Berita
0
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Ilustrasi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan La Nina lemah berpengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia.

Dinamika Atmosfer dalam sepekan ke depan, BMKG memprakirakan pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Pada skala global, El Nino Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Nina lemah.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sebagian perairan Indonesia turut memperkaya pasokan uap air.

Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif melintasi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, gelombang ekuator juga terpantau aktif dan dapat memperkuat proses konvektif di sejumlah wilayah. Kombinasi Madden–Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator teramati aktif di Laut Sulu, Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua, Papua Selatan, dan Laut Arafuru, sehingga berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di kawasan tersebut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGCurah HujanENSOLa NinaWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 91W Berada di Dekat Palau

Next Post

Pekan Ini Tetap Waspada Peningkatan Hujan

Postingan Terkait

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

24 September 2026
UNG Kandidat PTN BH

UNG Kandidat PTN BH

24 September 2026

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Next Post
Suhu Permukaan Laut Indonesia yang Hangat Berkontribusi Mendukung Pertumbuhan Awan Hujan

Pekan Ini Tetap Waspada Peningkatan Hujan

TERBARU

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

AmsiNews

REKOMENDASI

Isolasi Apung Bagi Pasien Covid-19 di Kapal Umsini Sudah Siap

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

Google News Initiative – AMSI Gelar Pelatihan Periklanan Digital

Badai tropis Toraji Terbentuk di Laut Filipina

Paus Pembunuh Ditemukan Mati di Pulau Nootka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.