Jumat, Agustus 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lukisan Pulau Muna Merekam Tradisi Maritim dan Narasi Hidup Dari 67.800 Tahun Lalu

redaksi
26 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Lukisan Pulau Muna Merekam Tradisi Maritim dan Narasi Hidup Dari 67.800 Tahun Lalu

Gambar cadas tertua di dunia berupa cap tangan manusia berusia 67.800 tahun di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. FOTO: BRIN

Darilaut – Satu lagi situs arkeologi penting ditemukan di Pulau Sulawesi. Penelitian kolaboratif Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Griffith University dan Southern Cross University (Australia) mencatat tonggak penting situs Leang Metanduno di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

Gambar cadas tertua di dunia berupa cap tangan manusia yang berusia setidaknya 67.800 tahun ditemukan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Gambar ini merekam narasi hidup manusia modern. Terdapat gambar-gambar perahu sebagai bukti kuat tradisi maritim Masyarakat dan pelayaran.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature dengan judul “Rock art from at least 67,800 years ago in Sulawesi”. 

Peneliti Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Octaviana, mengatakan Leang Metanduno salah satu situs penting di Pulau Muna yang memperlihatkan bahwa seni cadas tidak hanya berupa stensil cap tangan, tetapi juga menggambarkan hubungan manusia dengan hewan, alam, dan aktivitas sosial.

“Di Metanduno ini tidak hanya ada tiga cap tangan. Banyak yang sudah tertutup koraloid. Yang menarik, di sini muncul narasi manusia modern dengan hewan dan lingkungannya,” ujar Adhi, Kamis (22/1), seperti dikutip dari Brin.go.id.

Adhi menjelaskan tim peneliti telah membuat model 3D kondisi gua Leang Metanduno untuk melihat komposisi panel gambar secara lebih utuh.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Adhi Agus OktavianaBRINGriffith UniversityProf. Maxime AubertPulau MunaSitus Leang MetandunoSulawesi TenggaraTradisi Maritim
Bagikan16Tweet10KirimKirim
Previous Post

Penarikan AS dari WHO Berisiko Bagi Keselamatan Global

Next Post

Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

Postingan Terkait

Wallace

Alfred Russel Wallace Menganjurkan Penelitian Laut Dalam Indonesia

7 Agustus 2026
Topan Dolphin Akan Menerjang Okinawa dan Amami

Topan Dolphin Akan Menerjang Okinawa dan Amami

7 Agustus 2026

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Next Post
Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

TERBARU

Alfred Russel Wallace Menganjurkan Penelitian Laut Dalam Indonesia

Topan Dolphin Akan Menerjang Okinawa dan Amami

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Perpres Publishers Rights Dapat Mendorong Ekosistem Bisnis Media Menjadi Lebih Baik

Komisi Oseanografi Merilis Laporan Terbaru Status Sistem Observasi Laut Global 2025

Stockholm+50 Ditutup Dengan Seruan Untuk Transformasi Ekonomi dan Lingkungan

60 Jurnalis Muda dan Konten Kreator Mengikuti Pelatihan Green Growth

Tangkap Pengepul Benih Lobster, Menteri Susi Apresiasi TNI Angkatan Laut

Bibit Siklon Tropis 96S Terletak di Selatan Bali dan NTB

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.