Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

redaksi
26 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

Situs sejarah awal seni simbolik dan penjelajahan laut manusia modern. FOTO: BRIN

Darilaut –  Gambar cadas tertua di situs Leang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, menjadi bukti dan petunjuk jalur migrasi manusia modern di kawasan Asia–Pasifik.

Hasil penelitian kolaboratif Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Griffith University dan Southern Cross University (Australia) telah dipublikasi jurnal Nature berjudul “Rock art from at least 67,800 years ago in Sulawesi”.

Tidak hanya mengungkap usia seni cadas tertua di dunia, tetapi juga membuka pemahaman baru mengenai jalur migrasi manusia modern di kawasan Asia–Pasifik, kata peneliti Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Octaviana, dalam konferensi pers di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis (22/1).

Menurut Adhi, penelitian intensif di wilayah Nusantara bukan tanpa alasan. Secara geografis, Indonesia berada di titik strategis yang menjadi koridor utama pergerakan manusia sejak puluhan ribu tahun lalu.

“Kenapa kita banyak meneliti di wilayah Nusantara? Karena di sini ada dua model besar migrasi manusia modern awal yang masuk ke Asia Tenggara dan Australia,” ujar Adhi.

Adhi mengatakan terdapat dua jalur utama migrasi early modern human yang melintasi Indonesia. Jalur pertama adalah rute utara, yang bergerak dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, sebelum menuju Australia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Adhi Agus OktavianaArkeologiBRINProf. Maxime AubertPulau MunaSitus Leang MetandunoSulawesi TenggaraTradisi Maritim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lukisan Pulau Muna Merekam Tradisi Maritim dan Narasi Hidup Dari 67.800 Tahun Lalu

Next Post

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Postingan Terkait

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

8 Oktober 2026
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

8 Oktober 2026

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

TERBARU

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Banyak Membawa Sampah Plastik ke Laut

Diskusi Online Dampak Covid-19 pada Nelayan dan Pekerja Perikanan

Teliti Dampak Sosial Konservasi Laut Dosen Universitas Negeri Papua Terima Hibah US$ 150 Ribu

Banjir Melanda Banyumas dan Kendal

Mengarah ke Okinawa, Hinnamnor Membentuk Topan yang Sangat Kuat

Danlantamal VIII: Nelayan Jaga Keselamatan di Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.