Kamis, Agustus 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

redaksi
6 Agustus 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Pada tahun 2016, kekeringan yang disebabkan oleh El Niño di Ziway Dugda, wilayah Oromia di Ethiopia, menyebabkan kelaparan yang meluas. FOTO: OCHA/UN

Darilaut – Program Pangan Dunia (WFP) PBB memperkirakan fenomena El Niño yang menguat akan menyebabkan 49 juta orang mengalami kelaparan akut, dan sedikitnya 225 juta orang mengalami kerawanan pangan akut.

Sebagai respon, WFP beserta para mitranya meningkatkan upaya di delapan negara untuk melindungi komunitas-komunitas paling rentan yang sudah bergulat dengan kemiskinan, konflik, pengangguran, dan cuaca ekstrem yang berulang.

Prioritas utamanya mencakup kesiapsiagaan menghadapi banjir, kekeringan, dan badai sebelum bencana tersebut terjadi.

“El Niño merupakan ancaman besar bagi ketahanan pangan jutaan orang yang sudah rentan,” ujar Carl Skau, Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif WFP, Rabu, seperti dikutip dari UN News.

“Semakin cepat kita membantu keluarga-keluarga bersiap menghadapi guncangan iklim ini, semakin besar kemampuan kita untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi mata pencaharian mereka.”

Kelaparan akut merujuk pada kondisi di mana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-harinya.

Peristiwa El Niño Sebelumnya

Belajar dari peristiwa sebelumnya, WFP mencatat bahwa fenomena El Niño tahun 2015-2016 berdampak pada ketahanan pangan 60 hingga 100 juta orang. Proyeksi awal menunjukkan bahwa El Niño tahun 2026-2027 dapat menyebabkan setidaknya 49 juta orang tambahan mengalami kerawanan pangan akut pada akhir tahun depan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Dampak El NiñoDampak KekeringanEl Niño 2026Kelaparan dan Rawan PanganProgram Pangan Dunia PBBWFP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Next Post

Puncak El Niño September dan Desember 2026

Postingan Terkait

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

6 Agustus 2026
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Puncak El Niño September dan Desember 2026

6 Agustus 2026

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Next Post
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Puncak El Niño September dan Desember 2026

TERBARU

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Presiden: Penanganan Kelestarian Laut Tak Bisa Hanya Satu Negara

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

BRIN Perkuat Kebijakan Kuota Tangkap Satwa Liar 2026 Berbasis Riset Ilmiah

Pengusaha Nasional dan Pejabat Diduga di Balik Bisnis Biomassa di Provinsi Gorontalo

Memotret Sampah Plastik di Manado

Penyelundupan Benih Lobster Masih Terus Terjadi di Kepulauan Riau dan Sumatera Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.