Minggu, Oktober 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pesisir Asia Tenggara Hasil Interaksi Proses Ekologis dan Aktivitas Manusia Ribuan Tahun

redaksi
9 Maret 2026
Kategori : Berita
0
ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

Pesisir dan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Perubahan lanskap pesisir di kawasan Asia Tenggara tidak hanya dipengaruhi oleh pembangunan modern, tetapi juga hasil interaksi panjang antara proses ekologis dan aktivitas manusia selama ribuan tahun.

“Dalam ekosistem pesisir Asia Tenggara, tanah dan air tidak pernah benar-benar terpisah. Keduanya selalu berinteraksi dan saling membentuk lanskap yang terus berubah,” kata Anna Lowenhaupt Tsing, saat kuliah umum dengan tema “The Clam, the Mud, and the Girl: A History of Land Reclamation in Maritime Southeast Asia”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Widya Graha, BRIN, pada Kamis (5/3) bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional antara peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan University of California, Santa Cruz.

Anna mengajak peserta melihat sejarah pesisir Asia Tenggara dari perspektif yang lebih luas. Menurut Anna, kawasan pesisir Asia Tenggara memiliki karakter yang dinamis karena batas antara daratan dan perairan selalu berubah akibat proses alam seperti pasang surut dan sedimentasi.

Melalui pendekatan antropologi lingkungan, Anna memperkenalkan konsep “lumpur pesisir” sebagai cara memahami hubungan antara ekologi, sejarah, dan praktik pembangunan.

Dalam pandangannya, lumpur bukan sekadar kondisi geografis, tetapi ruang pertemuan berbagai proses alam dan aktivitas manusia yang membentuk sejarah wilayah pesisir.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Anna Lowenhaupt TsingAsia TenggaraBRINekosistem pesisirFadjar Ibnu ThufailMuhammad Najib Azca
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pers Denmark Menggugat Perusahaan Asal Amerika Serikat OpenAI

Next Post

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

10 Oktober 2026
Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

10 Oktober 2026

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Next Post
Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

10 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Mojokerto

Siklon Tropis Hayley Terbentuk di Selatan NTT

Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik

UNG Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Lagi, Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 19 Miliar di Bandara Soekarno Hatta

DKP Gorontalo Fasilitasi Penataan Kawasan Konservasi Hiu Paus

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.