Darilaut – Tuna Sirip Biru termasuk salah satu spesies tuna terbesar di dunia. Ikan ini sangat dicari karena dagingnya yang berlemak dan lezat.
Di Jepang, tuna sirip biru (bluefin tuna) paling baik dikonsumsi mentah sebagai sushi atau sashimi.
Pada Kamis 12 Maret sore, salah satu ikan termahal di dunia tersebut, didaratkan di Gorontalo.
Selanjutnya, pada Kamis malam dibawa ke lapak penjualan ikan Anugerah di jalan Kalimadu, Kota Gorontalo.
Nasir Yusuf pengelola lapak dan Ismail Daud, mengatakan, ikan ini ”seperti tuna sirip biru” yang diturunkan di Pelabuhan Perikanan Tenda, Kota Gorontalo, pada Minggu 22 Februari 2026.

Untuk pertama kali tercatat ikan tuna sirip biru diturunkan di Pelabuhan Perikanan Tenda, Kota Gorontalo. Tuna sirip biru itu dengan berat total 230 kg.
Proses pemindahan tuna sirip biru dengan berat 230 kg itu dari kapal penangkap ikan ke tempat pendaratan di Pelabuhan Tenda berlangsung ramai dan cukup lama.
Tuna sirip biru tersebut kemudian dibawa ke lapak Anugerah.
Ikan tuna sirip biru tersebut hasil tangkapan nelayan bernama Bintang dan Arifin di kapal ikan Cahaya Bilqis.
Tuna sirip biru kembali didaratkan di Gorontalo pada Kamis 12 Maret. Ikan ini memiliki panjang 2,1 meter (210 cm).
Berat bersih lebih dari 136 kilo gram (tanpa isi lambung seperti usus dan insang), serta berat kotor lebih dari 160 kg.




