Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dinamika Atmosfer Indonesia Menunjukkan ENSO Netral Hingga La Nina Lemah

redaksi
24 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

Ilustrasi kondisi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dalam sepekan ke depan, kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan ENSO (El Niño-Southern Oscillation) berada pada kategori netral hingga La Niña lemah.

Nilai SOI yang teramati sebesar +13,3 dan indeks NINO 3.4 sebesar -0,53 dinilai belum cukup signifikan dalam meningkatkan pola konvektif di wilayah Indonesia, sementara DMI sebesar +0,53 menunjukkan tidak adanya aliran udara signifikan dari Samudra Hindia timur Afrika menuju wilayah Indonesia bagian barat.

Meskipun demikian, analisis regional berdasarkan anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation), MJO (Madden-Julian Oscillation), dan aktivitas gelombang ekuator mengindikasikan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur, meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, kata BMKG.

BMKG mengatakan peningkatan aktivitas konvektif tersebut diprakirakan diperkuat oleh aktifnya MJO secara spasial pada 24–25 Maret 2026 di wilayah timur Indonesia, yang didukung oleh gelombang Rossby Ekuator, gelombang Kelvin, serta gelombang frekuensi rendah yang cenderung persisten.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGDinamika AtmosferENSOLa Ninapotensi hujan lebat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Mengalami Hujan Sepekan ke Depan

Next Post

Kandungan Panas Laut Tahun 2025 Meningkat, Capai Rekor Baru

Postingan Terkait

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

21 Oktober 2026
Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Next Post
Kandungan Panas Laut Tahun 2025 Meningkat, Capai Rekor Baru

Kandungan Panas Laut Tahun 2025 Meningkat, Capai Rekor Baru

TERBARU

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

Topan Usagi Mendekati Filipina dan Mengarah ke Selatan Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Teknik Baru Restorasi Mangrove

Bagaimana Plastik dan Koin Masuk di Pencernaan Hiu Paus?

Pencarian Nelayan Morotai Masih Berlangsung

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.