Darilaut – Tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Tanpa Sampah Internasional (International Day of Zero Waste) setiap tahunnya.
Berkaitan dengan peringatan tersebut, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menobatkan 20 kota di seluruh dunia Menuju Nol Limbah perdana. Inisiatif ini dipimpin oleh Dewan Penasihat Sekretaris Jenderal PBB, dengan dukungan dari UN-Habitat dan Program Lingkungan PBB (UNEP).
Siaran pers UNEP menyebutkan inisiatif ini menyoroti kota-kota yang menunjukkan pendekatan ambisius dan inovatif untuk mengurangi limbah, memajukan solusi ekonomi sirkular, dan membangun sistem perkotaan yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan inklusif.
Kota-kota yang terpilih adalah:
Accra (Ghana), Bologna (Italia), Chefchaouen (Maroko), Dar es Salaam (Tanzania), Kota Dehiwala (Sri Lanka), Florianópolis (Brasil), Gaziantep (Turki), George Town (Malaysia), Kota Hangzhou (China), Kota Iloilo (Filipina), Kisumu (Kenya), Kuala Lumpur (Malaysia), Lilongwe (Malawi), San Fernando (Filipina), San Francisco (Amerika Serikat), Kota Sanya (China), Kota Suzhou (China), Varkala (India), Kota Yokohama (Jepang) dan Zapopan (Meksiko).
Umat manusia menghasilkan lebih dari 2,1 miliar ton sampah padat perkotaan setiap tahunnya, menjadikan kota-kota sebagai bagian penting dari upaya global untuk mengatasi krisis sampah dan dampaknya terhadap iklim, keanekaragaman hayati, kesehatan masyarakat, dan mata pencaharian.




