Rabu, April 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Maila Masih Bergerak Lambat di Laut Solomon

redaksi
7 April 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Maila Masih Bergerak Lambat di Laut Solomon

Siklon tropis Maila di Laut Solomon, pada Selasa (7/4) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Maila masih bergerak lambat di Laut Solomon, pada Selasa (7/4) pagi.

Saat ini Maila dengan jarak 448 km barat Honiara dan 597 km timur-timur laut Alotau

Dengan intensitas kategori 3  pada skala siklon tropis Australia, sstem ini mengemas angin kencang di dekat pusat badai 150 kilometer per jam dengan embusan angin hingga 205 kilometer per jam.

Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BOM) Australia memperkirakan Siklon Tropis Parah Maila di Laut Solomon akan bergerak menuju pantai Queensland Utara Jauh pada akhir pekan ini.

Maila terletak 1319 km timur laut Cairns, Australia, dan telah bergerak ke arah timur dengan kecepatan 4 km per jam (2 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 kaki).

Intensitas puncak Maila ini diperkirakan 185–195 km per jam (100–105 knot) dalam 12 jam, sebelum air yang jauh lebih dingin naik ke permukaan dan memutus sumber energi untuk sistem tersebut.

Fase pelemahan yang cukup cepat dimulai segera setelah 12 jam, mengurangi kecepatan sistem menjadi 140 km per jam (75 knot) atau berpotensi lebih rendah dalam 2 hari.

Prakiraan JTWC menunjukkan puncak kedua dengan kecepatan 165 km per jam (90 knot), tetapi seberapa kuat sistem tersebut selama fase penguatan kembali bergantung pada fase pelemahan.

Tags: Bureau of Meteorology AustraliaJTWCLaut SolomonSiklon Tropis Maila
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Vaianu Menguat di Dekat Suva

Next Post

Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

Postingan Terkait

Prediksi BMKG 2023: ENSO dan IOD Fase Netral

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

29 April 2026
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

29 April 2026

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Next Post
Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

TERBARU

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Jejak 303 Hari Kemunculan Hiu Paus di Botubarani, Teluk Tomini

Dua Depresi Tropis Bertemu di Laut Kuning, Hurricane di Barat Meksiko

Banyak Masalah Awak Kapal Perikanan Indonesia yang Kerja di Luar Negeri

Waspada Potensi Curah Hujan Tinggi dan Kekeringan Meteorologis 10 Hari ke Depan

Citra Satelit, Data Akurat Dibutuhkan untuk Mendukung Tata Ruang Daerah

Bibit Siklon Tropis Terletak di Selatan Kupang NTT

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.