Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

redaksi
11 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Joni Apriyanto meraih gelar doktor ilmu sejarah dari Universitas Diponegoro setelah berhasil menyelesaikan ujian tutup disertasi pada Jumat (8/5). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Joni Apriyanto meraih gelar doktor ilmu sejarah dari Universitas Diponegoro.

Dalam studi doktornya, Joni mengkaji politik lokal Gorontalo pada masa kolonial. Judul disertasi “Modernisasi Pemerintahan dan Politik Lokal: Perlawanan Elit Gorontalo terhadap Rezim Kolonial, 1889–1942.”

Joni resmi menyandang gelar doktor ilmu sejarah setelah berhasil menyelesaikan ujian tutup disertasi pada Jumat (8/5).

Keberhasilan tersebut menjadikan Joni sebagai dosen pertama di UNG yang meraih gelar doktor di bidang ilmu sejarah.

Penelitian tersebut mengupas dinamika kekuasaan dan bentuk perlawanan elit lokal Gorontalo terhadap kebijakan kolonial Belanda di tengah proses modernisasi pemerintahan pada masa itu.

Kajian ini dinilai penting dalam memperkaya historiografi lokal sekaligus memperluas pemahaman tentang sejarah politik kawasan Indonesia Timur.

Proses ujian disertasi dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Undip, Alamsyah, sebagai ketua sidang. Tim promotor terdiri dari Yetty Rochwulaningsih sebagai promotor utama, didampingi Singgih Tri Sulistiyono dan Hariyono Rinaldi sebagai co-promotor. Sementara itu, penguji eksternal menghadirkan Ichwan Azhari dari Universitas Negeri Medan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Dr. Joni ApriyantoMasa Kolonial BelandaProf. Eduart WolokUNGUniversitas Negeri Gorontalo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Prestasi di Malang dan Kebumen

Next Post
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Kematian Wartawan Demas Laira, AMSI Minta Polisi Usut Tuntas

Tsunami Selat Sunda, Warga Pulau Sebesi dan Sebuku Mengungsi

KKP Pastikan Coelacanth Raja Ampat New Population

Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah di Bogor dan Kendal

Mengenal Virus Corona

Restocking Karang Hias di Pantai Serangan Bali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.