Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KKP Pastikan Coelacanth Raja Ampat New Population

ARSUL LATUL RAHMAN

redaksi
14 November 2018
Kategori : Berita
0
Ikan Raja Laut

FOTO: DOK. LOKA PSPL SORONG

Waisai – Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Darmawan mengatakan, ikan Coelacanth yang ditemukan di perairan Raja Ampat telah diidentifikasi dan memiliki hubungan kekerabatan dengan yang ditemukan di Manado. “Namun diduga (Coelacanth di Raja Ampat) masuk dalam subgrup sendiri,” kata Agus dalam jumpa pers di Kantor Bupati Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (14/11).

Menurut Agus, dengan menelaah lebih jauh lagi, spesimen Raja Ampat terpisah cukup jauh dan signifikan dengan populasi Manado. Atas evidensi ini, spesimen Raja Ampat adalah populasi beda atau new population, dengan penulisan nama ilmiah yang sah Latimeria menadoensis (populasi Raja Ampat).

Sekretaris Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Agus Darmawan (batik biru) bersama Kopda Marinir Dava Santoso dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Yusdi Lamatenggo, saat jumpa pers temuan ikan Coelacanth Raja Ampat di kantor Bupati Rabu (14/11). FOTO: ARSUL LATUL RAHMAN

Proses identifikasi ikan raja laut (coelacanth) telah dilakukan KKP, dalam hal ini Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong. Spesimen yang diidentifikasi hasil temuan pemancing Kopda Marinir Dava Santoso di perairan laut Kampung Sopen, Raja Ampat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: CoelacanthIkan raja lautKKPRaja Ampat
Bagikan14Tweet3KirimKirim
Previous Post

Harga Rumput Laut Eucheuma di Rote Rp 20 Ribu Per Kg

Next Post

2010, Ikan Raja Laut Coelacanth Ditemukan di Biak-Papua

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Ikan raja laut

2010, Ikan Raja Laut Coelacanth Ditemukan di Biak-Papua

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Tugas Penting Menyelamatkan Ekosistem Lamun Dunia

157 ABK Indonesia yang Bekerja di Kapal Ikan China Tiba di Bitung

Badai Besar Hilary di Barat Meksiko Mengarah ke San Diego dan California

Ahli Tsunami ITB: Perlu Antisipasi Tarikan ke Laut

Our Ocean Conference Kolaborasi KKP dan Kementerian Luar Negeri

Fenomena La Nina Berlanjut Januari – Februari 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.