Darilaut – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan dampak dan kerusakan akibat gempa bumi kuat Magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, pada Selsa (16/6) siang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD di wilayah terdampak terus melakukan pemantauan serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.
Data sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Namun, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat.
Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung.
Guncangan Cukup Kuat
Di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar 4 hingga 6 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa.
Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar 2 detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi.
Guncangan kuat juga dirasakan di Kabupaten Poso selama kurang lebih 6 detik. Warga dilaporkan panik dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.




