Rabu, Juni 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

redaksi
2 November 2025
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

Badai Tropis (Tropical Storm) Kalmaegi, pada Minggu (2/11) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Kalmaegi terbentuk di barat laut Kepulauan Yap atau utara timur laut Palau dan utara Teluk Cendrawasih, Papua, pada Minggu (2/11) dini hari.

Sistem yang berada di Samudra Pasifik bagian barat tersebut diperkirakan akan menguat menjadi topan (typhoon) dalam beberapa mendatang.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) sietem ini mengarah ke barat-barat laut dengan kecepatan 25 km per jam atau 14 knot.

Kalmaegi topan Jepang nomor 25 mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih berada di seluruh area 110 km (60 NM).

Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Kalmaegi terletak 126 km barat laut Yap, dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3,7 meter (12 kaki), kata JTWC.

JTWC memperkirakan Kalmaegi akan mendarat dalam 48 hingga 60 jam di dekat Samar selatan dan Leyte.

Lintasannya kemudian akan berbelok lebih ke arah barat laut selama 3 hari ke depan seiring sistem ini melintasi Laut Cina Selatan.

Mengenai intensitas, menurut JTWC, Kalmaegi akan tetap berada dalam kondisi yang menguntungkan untuk perkembangan lebih lanjut hingga mencapai daratan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis KalmaegiHKOJMAJTWCSamudra Pasifik BaratTopan Kalmaegi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

Next Post

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

Postingan Terkait

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026
Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

3 Juni 2026

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

TERBARU

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Rektor UHT Ingatkan Peneliti Aplikasikan Temuannya

Kapal Tanker Mengalami Kerusakan Mesin di Tanjung Berakit

Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia di Luar Negeri Masih Lemah

Bibit Siklon Tropis 98W Terletak di Utara Jayapura Papua

Gempa M6,4 di Teluk Tomini Mengguncang Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami

Pimpinan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Beri Penguatan Untuk Ormawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.