Darilaut – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengatakan sebanyak 680.000 anak termasuk di antara 1,8 juta orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah gempa bumi ganda dahsyat melanda Venezuela pada 24 Juni.
UNICEF atau Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan upaya penyelamatan terus berlanjut.
Kerusakan pada rumah sakit, sekolah, dan sistem air memperburuk situasi bagi keluarga yang terkena dampak, banyak di antaranya masih mengungsi.
Kedua gempa bumi tersebut, dengan kekuatan 7,2 dan 7,5 pada skala Richter, menyebabkan setidaknya 1.430 orang tewas dan 3.238 orang terluka, menurut perhitungan resmi terbaru. Lebih dari 3.100 keluarga telah terkena dampak, sementara pihak berwenang terus menilai kerusakan dan gempa susulan menimbulkan ketidakpastian di daerah yang terkena dampak.
Perkiraan baru UNICEF mencerminkan krisis yang meluas jauh melampaui struktur yang runtuh. Bagi ratusan ribu anak, gempa bumi telah membahayakan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, perlindungan, dan pendidikan.
“Rumah sakit beroperasi melebihi kapasitas, ribuan anak kekurangan akses yang andal terhadap air bersih, dan banyak sekolah yang rusak,” kata Manuel Rodríguez Pumarol, Perwakilan UNICEF di Venezuela, Minggu (28/6).




