Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

redaksi
29 Juni 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Limbah tambang emas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Global Environment Facility (GEF) secara resmi telah memulai Program Pemantauan Bahan Kimia Global (GCMP) senilai US$ 23,5 juta.

Inisiatif ini dirancang untuk mendukung evaluasi efektivitas Konvensi Stockholm tentang Polutan Organik Persisten (POPs) dan Konvensi Minamata tentang Merkuri.

Tujuannya untuk mengurangi polusi global sekaligus memperkuat kapasitas negara-negara berkembang untuk memantau bahan kimia berbahaya dan mendukung pembuatan kebijakan berbasis bukti.

Dibiayai oleh GEF, program ini didukung oleh pembiayaan bersama sebesar US$ 50 juta. Program pemantauan ini terdiri atas enam proyek.

Satu proyek koordinasi global dan lima proyek regional yang berfokus di Afrika, Asia, Kepulauan Pasifik, Amerika Latin, dan Karibia. Melalui pemantauan ini akan menghasilkan bukti ilmiah yang kuat tentang polusi kimia, meningkatkan data untuk menginformasikan pengembangan kebijakan, memperkuat kerja sama, dan mendukung pemantauan jangka panjang Polutan Organik Persisten dan merkuri.

Dengan menghasilkan data yang andal tentang Polutan Organik Persisten dan merkuri, GCMP berkontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang bahan kimia beracun yang terpapar pada manusia melalui udara, air, dan makanan – terutama kelompok yang paling rentan, termasuk bayi baru lahir melalui ASI yang terkontaminasi.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Global Environment FacilityKonvensi Minamata mengenai MerkuriKonvensi StockholmmerkuriUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Next Post

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Postingan Terkait

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

6 Oktober 2026
Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

5 Oktober 2026

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Next Post
Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

TERBARU

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

AmsiNews

REKOMENDASI

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

Badai Beruntun Menghantam Eropa Januari 2026, Cuaca Buruk di Libya Menyebabkan Langit Menguning

MK Kabulkan Penarikan Kembali PHPU Bupati Gorontalo Utara

Ini 12 Poin Hasil Rakornas KKP

Potensi Peningkatan Curah Hujan di Akhir Tahun 2025

IPB University dan UNG Dukung Program Ekspedisi Patriot Kementrans

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.