Selasa, September 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

redaksi
29 Juni 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Tromol untuk pengolahan emas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Vrije Universiteit Amsterdam, Netherland, menyoroti krisis penggunaan merkuri pada Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) di Indonesia.

Hasil kolaborasi riset ini mengungkap bahwa hukum yang hanya berfokus pada penegakan dan hukuman seringkali gagal. Penggerebekan sering kali hanya memicu perpindahan lokasi aktivitas tambang, bukan memicu praktik yang lebih ramah lingkungan.

Penelitian terbaru ini dilakukan Amanda Adelina Harun dan Fenty U Puluhulawa dari UNG, serta Vanessa Veronica dari Vrije Universiteit Amsterdam.

Kajian ini telah diterbitkan di Jurnal Kajian Hukum dan Sosial, Justicia Islamica, Vol 23 No 1, Juni 2026 dengan judul: Aligning Mercury Governance With Livelihoods, Legal Frameworks, and Religious Norms: Evidence from Indonesia’s ASGM.

Masalah Kesehatan

Menurut peneliti, ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena paparan merkuri di area pertambangan rakyat telah memicu krisis kesehatan dan pencemaran lingkungan yang serius.

Studi ini memaparkan sejumlah temuan medis kritis: terdapat dampak neurologis secara persisten pada populasi yang terpapar, seperti tremor, ataksia, gangguan keseimbangan, hingga disartria.

Dampak pada sistem ginjal ditandai dengan munculnya proteinuria. Paparan ini juga memengaruhi sistem endokrin yang memicu disfungsi tiroid.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Konvensi Minamata mengenai MerkurimerkuriPertambangan Emas Skala KecilUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Next Post

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Postingan Terkait

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

29 September 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

29 September 2026

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

Pengamatan Laut Global Diluncurkan Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI

Next Post
Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

TERBARU

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Kasus COVID-19 Meningkat di Asia Tenggara

Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

Gubernur Kalbar: Pemusnahan Kapal Ikan Ilegal Dipercepat

Ratusan Rumah Rusak Karena Angin Kencang

Menhub Kumpul Kepala Dinas Perhubungan untuk Evaluasi Keselamatan Transportasi

Jangan Habiskan Mangrove

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.