Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Maysak mendarat di perbatasan Vietnam dan Cina mengakibatkan 6 orang tewas, 11 hilang dan 130 ribu orang dievakuasi di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang.
Maysak pertama kali mendarat di Pulau Hainan, kemudian melintasi Teluk Tonkin (Beibu Wan). Selanjutnya, badai tropis parah ini mendarat untuk kedua kalinya di Kota Móng Cái, Provinsi Quang Ninh, Vietnam, yang berbatasan dengan Dongxing, Provinsi Guangxi, Cina.
Badai Tropis Maysak bergerak melintasi Beibu Wan dan meningkat menjadi badai tropis parah Sabtu (4/7).
Pada Minggu (5/7) pukul 2 pagi, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 140 kilometer di selatan-barat daya Nanning, menurut Observatorium Hong Kong (HKO). Sebelumnya Sabtu pukul 22.00, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 150 kilometer di selatan-barat daya Nanning.
Melansir Xinhua hingga Selasa (7/7) malam enam orang tewas dan 11 lainnya hilang setelah hujan deras memicu banjir di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok Selatan.
Laporan otoritas setempat hujan deras yang disebabkan oleh Topan Maysak telah memengaruhi 375.000 orang di seluruh Guangxi dan total 130.000 orang telah dievakuasi dari daerah yang terkena dampak.
Operasi penyelamatan sedang berlangsung di Guangxi, dengan lebih dari 8.000 orang, lebih dari 1.700 kendaraan, dan 5.700 perahu dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan, serta penanggulangan bahaya.



