Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

redaksi
15 Juli 2026
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

FOTO: DOK. BLUE PLANET SOCIETY

Darilaut – Kepulauan Faroe, sebuah wilayah otonomi Denmark, menjalankan praktik Grindadráp, dengan cara menggiring paus dalam jumlah banyak ke pantai, kemudian dibantai.

Di kampung nelayan Lamalera, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) penangkapan paus bersifat subsisten.

Keduanya melibatkan komunitas kecil penduduk asli, tetapi skala, metode, dan perlakuan hukumnya sangat berbeda, menghasilkan perdebatan konservasi yang berbeda.

Perbedaan ini menjadi bagian kajian studi di Lamalera yang dilakukan Alexander Aur, Yohanes Budi Widianarko, dan Yustina Trihoni Nalesti Dewi dari Universitas Katolik Soegijapranata.

Hasil penelitian ini dipublikasi di Sage Journals, April 15, 2026, dengan judul: Governing Through Difference: Legal Pluralism and Conservation Justice in Lamalera.

Di Kepulauan Faroe, Grindadráp adalah praktik berabad-abad yang menggiring kawanan paus pilot ke pantai untuk dibantai secara komunal. Secara hukum, praktik ini diizinkan oleh hukum Faroe.

Denmark (di bawah kedaulatannya Kepulauan Faroe berada) membela praktik ini secara internasional sebagai hak budaya.

Ratusan paus pilot (Globicephala spp.) ditangkap setiap tahun, jauh lebih banyak daripada tangkapan khas Lamalera yang hanya beberapa lusin paus sperma. Teknologi modern telah meningkatkan perburuan di Faroe: perahu motor menggiring paus ke teluk dan sistem komunikasi mengoordinasikan komunitas ketika sebuah kawanan paus terlihat.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Dr. Alexander AurFaroeKonservasi PausLamaleraPerburuan PausSea Sepherd
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

Next Post

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Intensitas Siklon Tropis Taliah Menguat Menjadi Kategori 3 di Selatan Jawa

Dua Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Laut Solomon dan Dekat Vanuatu

Ini Beras Analog Terbuat Dari Kedelai dan Rumput Laut

Dua Kapal Rusak Mesin di Perairan Batam

Digagalkan Penyelundupan 18 Ton Bawang Merah Ilegal dari Malaysia

Hujan dan Angin Kencang, Badai Nora Mendarat di Meksiko

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.