Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pengelolaan Air Makin Kompleks, Guru Besar IPB University Tawarkan Pendekatan Ekohidrologi

redaksi
31 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Indonesia Memiliki Luas Perairan Darat 13,3 Juta Ha

Nelayan di Danau Limboto, Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tantangan pengelolaan air semakin kompleks, untuk itu, pendekatan ekohidrologi menawarkan cara pandang yang lebih menyeluruh.

Ketergantungan pada pendekatan infrastruktur fisik semata tidak selalu mampu menjawab persoalan kekeringan, banjir, penurunan kualitas air, dan perubahan iklim.

Deforestasi, misalnya, dapat mengurangi kawasan resapan air, sementara kerusakan lahan basah dapat menghilangkan kemampuan alami ekosistem dalam menahan air. Pada saat yang sama, perubahan iklim turut menggeser kondisi hidrologis dan meningkatkan ancaman kejadian ekstrem.

Hal ini disampaikan guru besar hidrologi IPB University Prof. Dr. Muh. Taufik, yang membawakan materi “Ekohidrologi untuk Ketahanan Air dan Lingkungan Berkelanjutan,” di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Kamis (27/8).

Fakultas MIPA UNG mengawali perkuliahan dengan mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni ketahanan air dan keberlanjutan lingkungan melalui kuliah umum. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Fakultas MIPA tersebut dihadiri mahasiswa sebagai bagian dari rangkaian pembukaan perkuliahan tahun akademik 2026/2027.

Prof. Taufik menjelaskan bahwa ekohidrologi merupakan pendekatan integratif yang melihat hubungan timbal balik antara siklus hidrologi dan proses biologis. Air tidak berdiri sendiri sebagai sumber daya, tetapi merupakan bagian dari sistem ekologi yang saling terhubung.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Fakultas MIPA UNGProf. Fitryane LihawaProf. Muh. TaufikUNGUniversitas Negeri Gorontalo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Jika Ukuran Kuda Laut Hasil Sitaan Menurun itu Indikasi Tekanan Terhadap Populasi

Next Post

Permukaan Laut Kini Naik Lebih Cepat

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Next Post
Fakultas Kelautan UNG Bahas Kebijakan Pembangunan Berbasis Data Ilmiah

Permukaan Laut Kini Naik Lebih Cepat

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Data Terbaru Hiu Berjalan Halmahera

Laki-Laki Terbanyak Pasien Positif Covid-19 di Indonesia

Topan Jangmi Melintas di Dekat Pulau Okinawa

Sekjen PBB Mengajak Kerja Sama Mengatasi Polusi Udara

Teluk Palu, Kemenhub Rekonstruksi Pelabuhan Wani

Topan Saudel Belum Punah, Saat Ini Terletak Dekat Hong Kong di Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.