Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

redaksi
21 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Sebaran asap di atas wilayah Indonesia, pada 20 Oktober 2026. GAMBAR: European Union, Copernicus Atmosphere Monitoring Service data

Darilaut – Kebakaran hutan dan lahan masiH terus berlangsung di Indonesia. Kebakaran ini melepas asap dalam jumlah besar yang menutup seluruh wilayah kepulauan Indonesia.

Citra Copernicus Atmosphere Monitoring Service menampilkan penyebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Sejak akhir Juli 2026, kebakaran hutan dan lahan—yang mencakup hutan, lahan pertanian, serta lahan gambut di Indonesia—telah melepaskan asap dalam jumlah besar.

Hal ini memengaruhi kualitas udara di seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Menurut Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), emisi akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dari Januari hingga September 2026 tercatat sebagai salah satu yang tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

Dalam citra yang diambil dari aplikasi CAMS Fire Emissions Watch, data prakiraan CAMS untuk tanggal 20 Oktober 2026 pukul 09.00 UTC memperlihatkan kepulan asap luas yang menyelimuti kawasan tersebut.

Area berwarna ungu paling pekat menunjukkan konsentrasi asap terpadat di wilayah Sumatra bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Sementara itu, warna merah muda yang lebih terang menunjukkan sebaran asap yang lebih tipis, yang meluas hingga ke Samudra Hindia, daratan Asia Tenggara, dan wilayah Pasifik bagian barat.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: BMKGBRINCAMSCopernicus EropaKebakaran Hutan dan LahanNusantara AtlasSebaran Asap
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Postingan Terkait

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

21 Oktober 2026
Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

21 Oktober 2026

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

TERBARU

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

AmsiNews

REKOMENDASI

Agresivitas Kapal Ikan Asing di Perairan Natuna Meningkat Tajam

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Ada 4 Jenis Babirusa, 1 Telah Punah

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Badan Pesawat

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Waspada Banjir Lahar Hujan Gunung Lewotobi Laki-Laki

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.