Darilaut – Terdapat beberapa karakteristik gelombang laut. Gelombang yang satu dan lainnya memiliki keunikan, seperti Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby, tsunami dan gelombang pada umumnya.
Gelombang Kelvin adalah gelombang air hangat yang bergerak lambat dan relatif datar, yang membentang sepanjang ribuan mil melintasi Samudra Pasifik.
Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) atau Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS, gelombang air hangat ini bergerak lambat dan relatif datar, yang membentang sepanjang ribuan mil melintasi Samudra Pasifik. Gelombang ini memengaruhi lapisan atas samudra di wilayah ekuator—di antara permukaan laut dan termoklin yang lebih dalam (lapisan transisi di bawah permukaan tempat suhu air menjadi lebih dingin)—pada kedalaman antara 660 hingga 3.300 kaki (sekitar 200 hingga 1.000 meter).
Gelombang Kelvin bergerak perlahan—dengan kecepatan sekitar lima hingga sepuluh mil per jam—dan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk melintasi Samudra Pasifik sebelum mencapai pesisir Amerika Selatan. Karena strukturnya yang lebar dan datar, gelombang ini tidak pecah di pantai seperti gelombang pada umumnya.
Gelombang Kelvin dapat terbentuk di sepanjang garis ekuator di Samudra Pasifik bagian barat dan bergerak dari barat ke timur sebagai respons terhadap melemahnya angin pasat akibat fenomena El Niño.



