Pohuwato, daerah di bagian barat Gorontalo ini, menurut Nasir, telah melewati berbagai tantangan semenjak mekar pada tahun 2003, hingga menginjak usia yang ke-20 tahun.
Namun tantangan itu mampu dihadapi, bahkan menjadi peluang bagi Pohuwato menjadi daerah yang terus berkembang.
Apalagi pemerintahan Saipul Mbiunga dan Suharsi Igirisa yang ke-2 tahun ini, Pohuwato berhasil meraih penghargaan adipura ketiga, tahun 2022.
“Tidak hanya itu penurunan angka stunting dari 36,4% rilis terakhir menjadi 6,4% merupakan prestasi terbaik di wilayah Indonesia Timur,” ungkap Nasir Giasi.
Di sisi lain penurunan angka kemiskinan berdasarkan rilis data BPS, Kabupaten Pohuwato turun dari angka 18,8 % turun ke angka 17.87% sesuai dengan target visi- misi dan RPJMD yang telah disepakati bersama dengan DPRD serta prestasi-prestasi lainnya yang membanggakan masyarakat Kabupaten Pohuwato.
Meskipun demikian, Ketua DPRD mengingatkan pemerintahan Saipul Mbuinga dan Suharsi Igirisa ihwal kekurangan yang harus diselesaikan, dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat, maju dan sejahtera.
“Yang menjadi isu utama di daerah ini antara lain, yang pertama masalah bencana banjir yang mengancam setiap saat datang hujan, yang perlu penanganan secara komprehensif antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat,” kata Nasir.





Komentar tentang post