Jumat, September 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

redaksi
17 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Sidang Isbat Tetap Menjadi Mekanisme Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan

Peta ketinggian Hilal tanggal 17 Februari 2026 untuk pengamat di Indonesia. GAMBAR: BMKG

Darilaut – Hasil sidang isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

“Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/2).

“Musyawarah mengacu pada hasil hisab dan rukyat yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama dan ormas-ormas Islam, serta dikonfirmasi oleh petugas pengamat di sedikitnya 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia.”

Berdasarkan hasil Sidang Isbat tersebut emerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Menag menjelaskan bahwa ketinggian hilal di seluruh wilayah NKRI masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°). Sementara itu, sudut elongasi berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°).

Artinya, secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi kriteria Visibilitas Hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.

Dengan demikian, ”bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” kata Menag.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Menag Nasaruddin UmarRamadan 1447 HRukyatul HilalSidang Isbat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hilal Ramadan 1447 H di Bawah Ufuk

Next Post

Ramadan 1447 H Diharapkan Dapat Memperkuat Spiritualitas

Postingan Terkait

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Pusat Data AI Boros Energi

11 September 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ini Kebijakan Terbaru Kegiatan Civitas Academica UNG ke Luar Negeri

10 September 2026

BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

Antisipasi Tsunami BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Banten dan Lampung, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Next Post
Ramadan 1447 H Diharapkan Dapat Memperkuat Spiritualitas

Ramadan 1447 H Diharapkan Dapat Memperkuat Spiritualitas

TERBARU

Pusat Data AI Boros Energi

Ini Kebijakan Terbaru Kegiatan Civitas Academica UNG ke Luar Negeri

BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

Antisipasi Tsunami BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Banten dan Lampung, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Super New Moon 29 Maret Berpotensi Menyebabkan Banjir Pesisir

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Topan Muifa Mendarat di Zhoushan Pesisir Cina Timur

Banjir Melanda Kabupaten dan Kota di Provinsi Gorontalo

Negara Kepulauan Tuvalu di Samudra Pasifik Akan Tenggelam

Fungsi Danau Sebagai Penampung Air Sering Dilupakan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.