Temuan lebih lanjut mengungkapkan dominasi signifikan partikel berwarna biru, yang mencakup 83,0% (524 unit) dari total temuan, diikuti oleh varietas transparan (9,2%) dan hitam (3,0%).
Dari 15 sampel yang diteliti, terdapat 12 jenis ikan yang dikumpulkan dari tiga lokasi penelitian.

Puluhan jenis ikan yang diteliti tersebut masing-masing: Mugil cephalus, Lutzanus ehrenbergii, Craterognathus plagiotaenia (Sinonim: Carangoides plagiotaenia, Red), Epinephelus faveatus, Scolopsis sp., Scarus cf.globiceps, Lethrinus sp, Lutjanus Lutjanus, Parupeneus barberinus, Lethrinus rubrioperculatus, Siganus guttatus, dan Caesio cuning.
Penelusuran Darilaut.id, 12 jenis ikan ini hidup di perairan pantai, berlamun, dan terumbu karang. Data nama-nama jenis ikan tersebut, antara lain, dari Teguh Peristiwady (2006) ”Ikan-ikan Laut Ekonomis Penting di Indonesia”, Fishbase.se, lib.ui.ac.id dan Reefguide.org.
Ikan Belanak (Mugil cephalus) atau flathead grey mullet habitatnya di perairan pantai. Kakap garis (Lutzanus ehrenbergii) atau Blackspot snapper hidup di terumbu karang. Ikan Kuwe atau bobara (Craterognathus plagiotaenia; Sinonim: Carangoides plagiotaenia, Red) atau barcheek trevally hidup di perairan dekat pantai dan sekitar terumbu karang. Kerapu/ goropa (Epinephelus faveatus) atau Barred-chest grouper habitatnya di ekosistem terumbu karang.




