Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

redaksi
16 Januari 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

Kapal M/V Brave Pioneer, kapal pengangkut barang curah Kamsarmax bertenaga metanol pertama di dunia. FOTO: Aboitiz Economic Estate/PNA

Darilaut – Untuk mengurangi emisi, Filipina memulai pelayaran perdana kapal kargo Kamsarmax bertenaga metanol pertama ke Asia Timur.

Kontribusi Filipina terhadap industri pembuatan kapal global semakin meningkat. Kapal berbahan bakar ganda berbobot 81.200 metrik ton ini dibangun oleh Tsuneishi Heavy Industries di West Cebu Estate seluas 540 hektar di Balamban, Cebu, diberi nama M/V Brave Pioneer oleh Presiden.

Tsuneishi Heavy Industries (Cebu) merupakan salah satu perusahaan yang berlokasi di kawasan tersebut, yang dikelola oleh Aboitiz Economic Estate.

Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, Aboitiz Economic Estate mengatakan bahwa kapal tersebut telah menjalani inspeksi komprehensif untuk memastikan kepatuhan terhadap standar maritim internasional.

Dibandingkan dengan kapal konvensional, M/V Brave Pioneer dirancang untuk mengurangi emisi karbon dioksida sekitar 10 persen, nitrogen oksida hingga 80 persen, dan sulfur oksida hingga 99 persen.

Menurut Aboitiz Economic Estate tonggak sejarah ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk memperkuat manufaktur berbasis inovasi dan memajukan kemampuan industri negara.

Dengan memungkinkan produksi bernilai tinggi, Filipina terus memposisikan dirinya sebagai pusat yang kompetitif untuk manufaktur terintegrasi global dan industri berorientasi ekspor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Aboitiz Economic EstateEmisi gas rumah kacaFilipinaIMOKapal Bertenaga Metanol
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Nokaen Terbentuk di Laut Filipina

Next Post

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

Postingan Terkait

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026
Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

8 November 2026

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

TERBARU

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Blob, Gelombang Panas Terbesar di Laut

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Sekolah Diliburkan, Kantor PBB Khawatir Dampak Terberat Siklon Tropis Gezani di Madagaskar dan Mozambik

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, Yaman dan Vietnam

Jaket Tuna, Inovasi Perikanan Tangkap Karya Nelayan Tanjung Kramat

Hanya 8 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Ringan, 46 Persen Berat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.