Darilaut – Sebanyak 13 korban kapal tenggelam di perairan Teluk Tomini Jumat (24/7) ditemukan selamat pada Sabtu (25/7) siang. Sementara satu orang anak buah kapal diinformasikan hilang.
Data sementara terdapat 14 orang di kapal, 11 di antaranya wisatawan mancanegara, satu penumpang lokal dan dua anak buah kapal.
Dalam video yang dikirimkan kepada Mukmin Badu, pengelola Hari-Mimin Homestay, terlihat korban berada di kapal cepat Sanctum Eco Dive Resort. Setelah berada di dekat pantai sejumlah warga datang untuk membantu.
”Korban dibawa kembali ke resort (di Pulau Una-Una),” kata Mukmin, biasa disapa Mimin, Sabtu, kepada Darilaut.id.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, mengatakan sudah mendapatkan informasi korban sudah ditemukan.
”Info sementara kami terima seperti itu. Kami akan cross check Kembali,” kata Heriyanto.
Kapal Hilang
Kapal cepat yang hilang di perairan Teluk Tomini membawa 14 orang, 11 di antaranya wisatawan mancanegara.
Selain 11 wisman dan dua anak buah kapal (ABK) terdapat penumpang lokal bernama Oku (60 tahun).
Kapa berangkat dari Pulau Una-Una pada Jumat pagi dengan tujuan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Seharusnya kapal cepat tersebut sudah tiba tiga atau empat jam di Marisa, namun hilang kontak.



