“Bangsa ini sangat berduka atas kehilangan tragis ini, dan bergabung dengan keluarga dan orang-orang yang dicintai dari saudara-saudari kita yang telah meninggal dalam momen kesedihan yang luar biasa ini,” kata Presiden dalam proklamasi itu.
Presiden meminta untuk berdoa bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam tragedi itu.
Selain lebih dari 100 orang tewas, serangan Trami menyebabkan kerusakan properti yang luar biasa, termasuk kerusakan besar pada pertanian dan infrastruktur penting. Selain itu, gangguan mata pencaharian dan cara hidup normal masyarakat, terutama di daerah yang terkena dampak.
Topan Trami dan Topan Kong-rey memengaruhi 2.179.856 keluarga atau 8.534.215 orang.




