Data kaji cepat BPBD setempat mencatat satu unit rumah terbawa banjir di Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan. Tak hanya rumah, bangunan pasar rakyat di desa yang sama hanyut karena derasnya banjir. Sedangkan infrastruktur lain, 4 jembatan rusak di Kecamatan Taliabu Barat.
Pascabanjir, BPBD telah melakukan upaya darurat seperti kaji cepat dan perbaikan jembatan rusak dengan jembatan darurat yang terbuat dari kayu.
Jembatan rusak tersebut berfungsi untuk mendukung aktivitas warga ke ibu kota kabupaten. BPBD Kabupaten Pulau Taliabu membutuhkan dukungan logistik bantuan terhadap warga terdampak.
Melihat prakiraan hujan dasarian III Juli 2020, wilayah kabupaten ini berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Masyarakat tetap diimbau waspada dan siap siaga terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga awal Agustus 2020. Hujan lebat dengan durasi lama dapat menjadi salah satu indikator pemicu banjir.
Selain di Taliabu, sejumlah lokasi di kota Gorontalo dan Bone Bolango Provinsi Gorontalo dilanda banjir Rabu (29/7). Ini banjir ke 3 kali di bulan Juli. Banjir terjadi pada Jumat 3 Juli, Sabtu 25 Juli dan Rabu 29 Juli.
Sebelumnya, pada Kamis 11 Juni dan Jumat 12 Juni, ribuan rumah terendam banjir di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo.*





Komentar tentang post