“Pencapain tersebut diatas, menggambarkan bahwa ikhtiar dan upaya kita untuk memperbaiki tata kelola perikanan paling tidak sudah memberikan hasil secara nyata,” ujar Zulficar.
Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari indikator lingkungan dan stok ikan yang meningkat, ekonomi perikanan yang terus berkembang serta meningkatnya aspek kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
Kegiatan temu koordinasi teknis ini dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, pejabat lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dari Pulau Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua.
Selain itu, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten/Kota dari Pulau Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Kemudian, perwakilan mahasiswa peserta Bimtek dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Halueleo, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pattimura, Universitas Khairun dan Universitas Papua.
Acara ini bermakna strategis, sebagai upaya bersama dalam mewujudkan perbaikan tata kelola perikanan tangkap nasional yang telah menjadi komitmen pemerintah saat ini.





Komentar tentang post