Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

redaksi
27 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir bandang dahsyat di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet-Cina akibat runtuhnya gletser Himalaya, pada hari Rabu (26/8). GAMBAR: POTONGAN VIDEO AP

Ratusan orang masih hilang setelah banjir dahsyat di Nepal dan Tiongkok tersebut. Badan bantuan darurat PBB telah mengucurkan dana sebesar $2 juta, serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan obat-obatan, perlengkapan, dan tenda.

Saat kabar mengenai bencana tersebut mencuat pada Rabu pagi, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyatakan solidaritasnya terhadap para korban dan keluarga yang terdampak banjir.

Runtuhnya gletser di ketinggian lembah curam Himalaya disebut-sebut sebagai kemungkinan penyebab banjir bandang dan tanah longsor mendadak yang telah menghancurkan permukiman serta menghanyutkan jembatan dan jalan raya.

Melansir UN News, Distrik Rasuwa, yang terletak sekitar 80 kilometer di utara Kathmandu di wilayah Nepal utara, terdampak sangat parah.

Wilayah ini mencakup kota Timure, Rasuwagadhi, dan Syabrubesi—destinasi pendakian populer bagi wisatawan, pendaki gunung, dan peziarah yang hendak menuju Lembah Langtang.

Wilayah tersebut juga pernah dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 pada April 2015 yang menewaskan lebih dari 8.800 orang.

Oktober lalu, hujan deras memicu banjir bandang dan tanah longsor di wilayah timur dan tengah Nepal, yang berdampak pada lebih dari 30.000 orang.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Banjir BandangBanjir HimalayaBanjir NepalPBBTanah LongsorTibet
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Next Post

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Rumpon Ilegal di Laut Sulawesi

Besok Penetapan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo

Setahun Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal, Ilmuwan Belum Ada Jawaban

Mengurangi Risiko Panas dengan Menanam Pohon

Pandemi Covid-19, Sampah Medis Menuju Teluk Jakarta Meningkat

Melewati Guam, Badai Tropis Mawar Akan Meningkat Menjadi Topan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.