Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Mugen Sartoto mengatakan isolasi terpusat di 4 lokasi lainnya, akan segera dimulai.
“Mudah-mudahan mereka hari Jumat siap menerima pasien pertama. Mulai kemarin dan hari ini sudah mempersiapkan perlengkapan di atas kapal,” ujarnya.
Kementerian Perhubungan masih memberikan kesempatan apabila terdapat daerah lain yang membutuhkan kapal digunakan sebagai isolasi terpusat.
Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L Tobing mengatakan dalam kondisi pandemi, pemerintah berharap pergerakan masyarakat dibatasi dan kebetulan beberapa pemda membatasi memperketat turunnya penumpang di pelabuhan sehingga jumlah penumpang turun drastis menyisakan 20-30 persen. Hal ini dinilai tidak efisien dari kontrak yang ada.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan situasi Makassar yang cukup mengkhawatirkan adalah cluster rumah yang diawali oleh cluster perjalanan. Tak sedikit masyarakat yang ditemukan meninggal dunia saat tengah menjalani isolasi di rumah.
Oleh karena itu kehadiran isolasi apung ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para penderita Covid-19 untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Penanganan Covid-19 di Kota Makassar dilakukan dari hulu ke hilir dan diberi nama “Makasar Recover” yang merupakan protokol kedaruratan berbasis smart dan digital di mana isolasi apung menjadi salah satu bagian di dalamnya.





Komentar tentang post